PDIP Minta Anggaran MBG Dievaluasi, Dialihkan untuk Darurat Bencana

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – DPP PDIP mendesak pemerintah pusat mengevaluasi postur anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menjelaskan pemerintah perlu memangkas anggaran MBG dan mentransfernya ke daerah untuk dana darurat bencana.

Baca Juga :
Rupiah Melemah, PDIP: Pemerintah Harus Cepat Atasi Ketidakpastian di Pasar Keuangan
PDIP Sarankan Beberapa Langkah untuk Respons Merosotnya IHSG dan Mundurnya Beberapa Pejabat BEI-OJK

Dia mengatakan pemerintah pusat maupun daerah seringkali terlambat dalam menangani bencana karena terkendala anggaran.

“Kami mendorong agar ada alokasi anggaran khusus bagi daerah untuk persiapan tanggap bencana,” kata Deddy di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.

“Tahun lalu kita lihat respon pemerintah sering terlambat karena keterbatasan anggaran. Ini sangat nyata,” sambungnya.

Menurutnya, Indonesia seharusnya memiliki dana cadangan yang selalu siap pakai. Sebab, berdiri di wilayah rawan bencana.

Suasana dapur MBG di Brebes saat akan menyiapkan untuk disalurkan ke sekolah
Photo :
  • tvOne

“Program seperti MBG saya kira bisa diefisienkan untuk mengembalikan anggaran yang membuat pemerintah daerah lebih berdaya,” jelas Deddy.

“Tidak saja untuk menghadapi bencana yang sedang terjadi, tetapi juga untuk perlindungan di masa depan serta edukasi kebencanaan,” lanjutnya.

Pihaknya menilai kesiapan fiskal di daerah menjadi kunci utama untuk meminimalisir korban jiwa dan kerugian material akibat bencana alam.

tvOnenews.com/Syifa Aulia

Baca Juga :
Hasto PDIP soal Petinggi OJK-BEI Mundur: Ini Satu Keteladanan Baru
Pasokan Pangan Lokal Bakal Perkuat Program MBG agar Terukur dan Tepat Sasaran
Kondisi Terkini 132 Pelajar di Manggarai Barat yang Diduga Keracunan MBG

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026, Ini Waktu dan Daftar Lokasinya
• 5 jam laludetik.com
thumb
Trump Sebut Iran Sedang Berbicara Serius dengan AS
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tiga RUU Ancam Kebebasan Berekspresi dan Pers, Ruang Publik Makin Sempit
• 10 jam lalukompas.id
thumb
PIS Catat Penurunan Emisi Karbon hingga 116.761 Ton CO2e pada 2025
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Takluk dari Persib Bandung, Althaf Indie Minta Maaf dan Kirim Pesan Optimistis
• 19 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.