Terkini, Makassar – Ketua Umum Persaudaraan Wanita Thionghoa Indonesia (Perwanti) Pusat, Helga Abraham didampingi Sekretaris Umum Perwanti Pusat resmi melantik Merlina Sutanto sebagai Ketua PERWANTI Sulawesi Selatan periode 2025-2029.
Adapun pelantikan tersebut diselenggarakan pada momen pelantikan pengurus Persatuan Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulawesi Selatan di Hotel D’Maleo pada Sabtu 31 Januari 2026.
Ketua Umum Persaudaraan Wanita Thionghoa Indonesia (Perwanti) Pusat, Helga Abraham didampingi Sekretaris Umum Perwanti Pusat resmi melantik Merlina Sutanto sebagai Ketua PERWANTI Sulawesi Selatan periode 2025-2029.Pelantikan dan pengukuhan tersebut ditandai dengan pembacaan Credo Perwanti oleh seluruh pengurus dan pengibaran bendera pataka oleh ketua terpilih, terpilih sebagai ketua Perwanti Sulawesi Selatan, Merlina Sutanto.
Ketua PERWANTI Sulawesi Selatan, Merlina Sutanto mengatakan PERWANTI sebagai wadah perempuan memiliki peran strategis dalam membangun karakter, kepedulian sosial, serta solidaritas di tengah keberagaman.
“Perempuan bukan hanya pendamping, tetapi juga penggerak, penopang, dan pelopor perubahan,” beber Merlina.
Ketua PERWANTI Sulawesi Selatan, Merlina Sutanto saat menyampaikan sambutan perdananya usai dilantik oleh Ketua Umum PERWANTI PusatPengurus Komunitas Makassar Peduli Sosial ini juga mengajak pengurus dan anggotanya agar bekerja dengan hati, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kejujuran, dan saling menghormati.
“Kepada seluruh pengurus dan anggota yang hari ini dilantik, saya mengajak kita semua untuk bekerja dengan hati, menjunjung tinggi nilai kebersamaan, kejujuran, dan saling menghormati,” imbuhnya.
Ia menegaskan bahwa perbedaan pendapat adalah kekuatan bila disatukan dalam tujuan yang sama,yaitu memajukan PERWANTI Sulawesi Selatan sebagai organisasi yang solid, berintegritas, dan berdampak.
Persaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) Sulsel periode 2025-2029 baru saja dilantik di sela pelantikan Pengurus Daerah PSMTI Sulawesi Selatan di Hotel D’Maleo Makassar pada Sabtu 31 Januari 2026.“Mari kita jadikan PERWANTI bukan hanya sebagai organisasi, tetapi sebagai rumah kebersamaan, tempat bertumbuh, berbagi, dan melayani,” tuturnya.
Ditanya soal program dari PERWANTI, Merlina menyebut seluruh aktivitas PERWANTI berorientasi pada kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan.
“Basis kegiatan PERWANTI adalah sosial. Kedepan juga akan ada program pemberdayaan perempuan. Seluruh anggotanya adalah perempuan, sehingga fokusnya sangat jelas,”tuturnya.
Ketua Umum Persaudaraan Wanita Thionghoa Indonesia (Perwanti) Pusat, Helga Abraham didampingi Sekretaris Umum Perwanti Pusat resmi melantik Merlina Sutanto sebagai Ketua PERWANTI Sulawesi Selatan periode 2025-2029.Masih kata Merlina menyampaikan bahwa PERWANTI Sulsel juga berkomitmen melanjutkan tradisi bakti sosial yang sempat terhenti pada periode sebelumnya, termasuk kegiatan sosial lintas momentum keagamaan seperti Imlek, Lebaran, dan Natal.
Dalam waktu dekat, Perwanti Sulsel dijadwalkan menggelar bakti sosial pada 5 Februari 2026 dengan menyasar 170 warga prasejahtera.
“Ini menjadi agenda terdekat kami sebagai wujud nyata kepedulian sosial,”tuturnya.
Sementara itu, Helga Abraham dalam sambutannya menyampaikan bahwa PERWANTI bukan sekadar organisasi perempuan, melainkan ruang bagi perempuan Tionghoa Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam perubahan sosial.
Ketua Umum Persaudaraan Wanita Thionghoa Indonesia (Perwanti) Pusat, Helga Abraham didampingi Sekretaris Umum Perwanti Pusat resmi melantik Merlina Sutanto sebagai Ketua PERWANTI Sulawesi Selatan periode 2025-2029.“Perwanti hadir bukan hanya untuk mengisi ruang, tetapi memberi warna, memperkuat misi sosial, dan menegaskan peran penting perempuan dalam pembangunan keluarga, bangsa, dan komunitas,”kata Helga dalam sambutannya pada Sabtu 31 Januari 2026.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan sejati tercermin dari keikhlasan melayani masyarakat.
“Pengurus Perwanti Sulsel memiliki potensi besar menjadi motor penggerak kegiatan sosial yang nyata dan strategis. Saya percaya Perwanti Sulsel mampu menguatkan keluarga, memberdayakan perempuan, membantu masyarakat, serta menjadi mitra strategis PSMTI,” tandas Helga.


