Bisnis.com, PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) mengimbau para pelaku usaha perjalanan wisata untuk turut mempromosikan potensi layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Arahan itu disampaikan langsung Gubernur Sumsel Herman Deru dalam mendorong terealisasinya pengembangan wisata kesehatan (health tourism) yang secara resmi diluncurkan, Jumat (30/1/2026).
Dia menekankan bahwa Sumsel tidak bisa lagi hanya mengandalkan sektor wisata alam dan kuliner dalam menggaet para pelancong.
Deru meminta agar seluruh agen travel segera menyusun paket perjalanan baru yang mengintegrasikan layanan kesehatan sebagai destinasi unggulan.
"Makanya kita minta biro travel untuk menyelipkan juga informasi terkait layanan kesehatan yang kita punya di daftar paket wisata," ujarnya.
Menurutnya, minimnya promosi yang selama ini dilakukan membuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang tersedia cukup rendah.
Baca Juga
- Pemkot Padang Gencarkan Wisata Kota Tua Melalui Car Free Night
- Bupati Siak Tutup Sementara Cagar Budaya Tangsi Belanda Usai Insiden Lantai Ambruk
- Pembangunan SPPG Kepri Capai 78,8 Persen Tertinggi Ketiga Nasional
Hal itu dinilai menjadi penyebab juga banyak masyarakat yang memilih melakukan pengobatan ke luar negeri.
"SDM [Sumber Daya Manusia] kita banyak, peralatan lengkap, persoalannya tinggal sugesti. Jadi kita perlu mengubah mindset dan memupuk kepercayaan agar mau berobat ke sini," ujar Deru.
Lebih lanjut, dia juga mengingatkan agar seluruh rumah sakit di Sumsel membenahi kualitas pelayanan, khususnya di garda terdepan.
Dia berharap pasien dapat diperlakukan layaknya wisatawan agar merasa nyaman selama proses pengobatan.
"Karena ini sudah kita canangkan, tamu akan datang, jadi layanan yang diberikan juga harus siap," tutupnya.



