Rupiah Sepekan Menguat 0,20 Persen, Rawan Melemah Minggu Depan

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis 0,20 persen pada sepekan perdagangan.

Rupiah Sepekan Menguat 0,20 Persen, Rawan Melemah Minggu Depan. (Foto: Inews Media Group)

IDXChannel - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat tipis 0,20 persen pada sepekan perdagangan. 

Berdasarkan data Bloomberg pada Jumat (30/1/2026), rupiah di pasar spot merosot 0,19 persen secara harian ke level Rp16.786 per dolar AS.

Baca Juga:
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.786 per Dolar AS, Tertekan Pencalonan Ketua The Fed

Senada, kurs referensi Jisdor Bank Indonesia (BI) juga mencatat pelemahan tipis 0,05 persen ke posisi Rp16.796. 

Meskipun melemah secara harian, dalam akumulasi sepekan, rupiah menguat 0,20 persen di pasar spot dan 0,24 persen menurut kurs Jisdor dibandingkan posisi pekan lalu.

Baca Juga:
IHSG Lesu, Nilai Tukar Rupiah Ikut Loyo ke Rp16.755 per USD

Kondisi pasar keuangan domestik sepekan terakhir sedang diuji oleh turun tajamnya indeks harga saham gabungan (IHSG), serta mundurnya sejumlah pimpinan kunci, termasuk direktur utama Bursa Efek Indonesia (BEI) serta ketua dan wakil ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Dinamika ini berdampak langsung pada aliran modal asing (capital outflow).

Baca Juga:
Ketika Pasar Berbicara Pelan: IHSG, Rupiah, dan Kepercayaan yang Harus Dibayar dengan Kerja

Bank Indonesia (BI)mencatat terjadi aliran modal keluar sebesar Rp12,55 triliun pada pekan keempat Januari 2026. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso merinci bahwa pelepasan aset oleh asing terjadi di pasar saham dan Surat Berharga Negara (SBN).

“Tercatat jual neto sebesar Rp12,55 triliun, terdiri dari jual neto sebesar Rp12,40 triliun di pasar saham dan Rp 2,77 triliun di pasar SBN, serta beli neto Rp 2,61 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI),” kata Denny melalui keterangan tertulis, Minggu (1/2/2026).

Meski terjadi aksi jual masal di pekan ini, secara total sejak awal tahun (year-to-date) hingga 29 Januari 2026, modal asing masih tercatat masuk (net buy) sebesar Rp4,84 triliun di pasar saham dan Rp6,18 triliun di SRBI.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah masih akan mengalami tekanan pada pembukaan pasar Senin besok. Selain faktor domestik, ketidakpastian politik di AS terkait suksesi kepemimpinan Federal Reserve (The Fed) serta ketegangan geopolitik antara AS dan Iran menjadi faktor eksternal yang dominan.

"Untuk perdagangan Senin depan, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah," ujar Ibrahim.

Ia memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.780 – Rp16.810 per dolar AS.

Guna meredam volatilitas, BI terus memperkuat pengelolaan cadangan devisa dan bauran kebijakan makroprudensial. Upaya ini mencakup lima sinergi strategis untuk mempercepat hilirisasi, ekonomi kerakyatan, hingga akselerasi digitalisasi.

Ibrahim menilai langkah BI sangat krusial dalam menghadapi tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan pergerakan dolar yang perkasa.

“Guna menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutur Ibrahim mengenai bauran kebijakan moneter dan sistem pembayaran yang diimplementasikan BI.

Pemerintah dan BI diharapkan terus bersinergi untuk mengembalikan kepercayaan pasar global, terutama melalui perbaikan tata kelola pasar modal yang baru saja mengalami perombakan besar di jajaran pimpinan. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alasan Sarwendah Hadiri Panggilan di Polda Metro Jaya: Demi Bela Hak Anak Saya
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Ragam Cara Polisi Lakukan Agar Pemotor Tak Lawan Arah di Lebak Bulus
• 18 jam laludetik.com
thumb
PBB Alami Krisis Keuangan, Banyak Negara Menunggak Iuran
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Kritik Anggaran Bencana 2026 yang Hanya Rp179 M, Anggota Komisi VIII DPR Desak Kemensos Kaji Ulang
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
BEI Buka Suara soal Nama PJs Dirut Pengganti Iman Rachman
• 19 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.