Kemendikdasmen Turunkan Tim Pendampingan Psikososial PAUD Pascabanjir di Langkat

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Sumatera Utara

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menerjunkan tim pendampingan psikososial ke Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada 28–30 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk membantu pemulihan kondisi emosional murid dan pendidik pascabanjir besar yang melanda wilayah tersebut.

Selain rehabilitasi sarana fisik sekolah, pemerintah kini memprioritaskan pemulihan psikososial guna memastikan layanan pendidikan anak usia dini tetap berjalan secara aman dan bermakna di tengah situasi pascabencana.

Direktur PAUD Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah, menegaskan bahwa perbaikan bangunan sekolah tidak akan berdampak optimal tanpa disertai pemulihan kesehatan mental para pendidik dan peserta didik. Menurutnya, stabilitas emosi menjadi fondasi penting sebelum proses pembelajaran kembali dilaksanakan secara normal.

“Pada anak usia dini, rasa aman adalah kebutuhan utama. Jika itu belum pulih, pembelajaran tidak akan berjalan efektif. PAUD harus kembali menjadi ruang yang menenangkan dan ramah bagi anak-anak,” ujar Nia dalam keterangan tertulis, Minggu, 1 Februari 2026.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana tidak boleh berhenti pada aspek fisik semata. Pemerintah, kata dia, hadir untuk memulihkan rasa aman dan kebermaknaan belajar bagi anak-anak.

“Pemulihan psikososial menjadi kunci agar pembelajaran PAUD kembali hidup dan berdampak,”ungkap Gogot.

Di lapangan, dampak banjir dirasakan langsung oleh para pendidik. Aisya, pengelola PAUD Azkiyah, mengungkapkan bahwa sekolah sekaligus rumahnya terendam banjir selama sembilan hari hingga seluruh sarana belajar rusak. 

Sementara itu, Rusmayanti dari PAUD Al-Hafiz harus mengungsi selama hampir dua pekan dan menghadapi kesulitan dalam mendokumentasikan kerusakan akibat fokus pada pembersihan sisa banjir.

“Kami khawatir sisa banjir menjadi sumber penyakit bagi anak-anak, sehingga banyak barang rusak yang tidak sempat terdokumentasi,”kata Rusmayanti.

Menanggapi kondisi tersebut, Direktorat PAUD menyiapkan skema pelaporan kerusakan yang fleksibel namun tetap akuntabel. Pengajuan bantuan dapat dilakukan dengan menyertakan dokumentasi dampak banjir serta estimasi kerugian yang masuk akal.

Bantuan dibagi ke dalam tiga skema, yakni Program Revitalisasi untuk satuan PAUD dengan kerusakan berat dan sedang, Bantuan Peningkatan Mutu untuk kerusakan ringan termasuk pengadaan alat peraga edukatif sederhana, serta koordinasi pengecekan garansi bagi perangkat TIK seperti laptop dan papan interaktif digital. Untuk kebutuhan buku, Kemendikdasmen juga berkoordinasi dengan Pusat Perbukuan guna mendistribusikan buku pengganti ke wilayah terdampak.

Di tengah keterbatasan sarana, para pendidik didorong untuk tetap berinovasi dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai media pembelajaran kontekstual. Pendekatan ini dinilai efektif untuk menjaga keberlanjutan stimulasi belajar sekaligus membantu anak mengalihkan perhatian dari trauma akibat bencana.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat melakukan pendataan cepat melalui sistem Dapodik terhadap seluruh satuan PAUD terdampak guna menentukan prioritas bantuan. Upaya pemulihan ini diharapkan menjadi model penanganan bencana di sektor pendidikan anak usia dini di daerah lain.

Bagi pemerintah, keberhasilan pemulihan pascabencana tidak hanya diukur dari bangunan yang kembali berdiri, tetapi dari kembalinya tawa dan rasa aman anak-anak di ruang belajar.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Danantara Cermati Proses Demutualisasi Sebelum Jadi Pemegang Saham Bursa
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Staf Khusus Menag RI Hadiri Perayaan Natal Kawanua, Tegaskan Visi Presiden Jaga Kerukunan
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Kisah Nurlia: dari Jualan Kopi hingga Jadi Tukang Parkir demi Kebutuhan Anak
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
PDIP Kirim Bantuan Mobil Laundry Gratis untuk Korban Longsor Cisarua
• 58 menit laludetik.com
thumb
Rakornas 2026 Dinilai Relevan Bangun Kesamaan Arah Kebijakan Pemerintahan
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.