CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Harga rata-rata nasional sejumlah komoditas pangan di Indonesia bergerak beragam pada Minggu (1/2/2026) dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Data tersebut merujuk pada Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dipantau pada Minggu siang.
Penurunan cukup terasa terjadi pada komoditas beras. Beras premium tercatat turun 1,9% menjadi Rp15.376 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp15.675 per kilogram.
Beras medium juga melemah 1,14% ke level Rp13.234 per kilogram, dibandingkan harga kemarin yang masih berada di kisaran Rp13.386 per kilogram.
Sementara itu, beras SPHP Perum Bulog turun tipis 0,54% menjadi Rp12.388 per kilogram, dari sekitar Rp12.455 per kilogram sehari sebelumnya.
Penurunan juga terjadi pada beras medium non-SPHP yang kini dijual Rp13.736 per kilogram, lebih rendah dari harga kemarin sekitar Rp13.938 per kilogram. Adapun beras khusus lokal turun menjadi Rp15.588 per kilogram, dari sebelumnya mendekati Rp15.750 per kilogram.
Komoditas jagung dan kedelai ikut melemah. Jagung peternak turun 4,23% ke Rp6.657 per kilogram, dari sekitar Rp6.951 per kilogram.
Kedelai biji kering impor turun 1,23% menjadi Rp10.773 per kilogram, dibandingkan harga kemarin sekitar Rp10.907 per kilogram.
Di sektor hortikultura, harga bawang merah turun cukup dalam 4,55% ke Rp38.642 per kilogram, dari kisaran Rp40.480 per kilogram.
Bawang putih bonggol juga lebih murah 3,37% menjadi Rp37.451 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp38.760 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah keriting turun 5,8% ke Rp34.712 per kilogram, cabai merah besar turun 7,51% menjadi Rp33.875 per kilogram, sementara cabai rawit merah melemah 2,8% ke level Rp54.878 per kilogram.
Berbeda dengan komoditas lain, harga daging sapi murni justru mengalami kenaikan 0,97% menjadi Rp137.577 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp136.250 per kilogram.
Sebaliknya, daging ayam ras turun 1,93% ke Rp38.571 per kilogram, dan telur ayam ras melemah 2,53% menjadi Rp29.792 per kilogram.
Pada komoditas lainnya, gula konsumsi turun 0,6% menjadi Rp18.148 per kilogram, sedangkan garam konsumsi turun 2,7% ke Rp11.297 per kilogram. Tepung terigu curah dan kemasan masing-masing turun ke Rp9.478 dan Rp12.604 per kilogram.
Harga minyak goreng juga terpantau melemah. Minyak goreng kemasan dan curah turun 1,87% ke kisaran Rp17.403 per liter, sementara Minyakita turun 0,91% menjadi Rp17.461 per liter.
Untuk komoditas perikanan, ikan kembung turun 1,16% ke Rp44.113 per kilogram, ikan tongkol turun 2,1% menjadi Rp35.778 per kilogram, dan ikan bandeng melemah 1,97% ke Rp35.784 per kilogram.
Sedangkan aging kerbau beku impor turun 2,01% menjadi Rp108.779 per kilogram, sementara daging kerbau segar lokal justru naik 3,73% ke Rp147.222 per kilogram.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489750/original/067838700_1769928465-Kampung_Nelayan.jpg)


