Liputan6.com, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari menyampaikan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) kini telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu proses serah terima.
Dia menjelaskan, kawasan ini sebelumnya dikenal sebagai Kampung Nelayan Modern, namun kini diperkuat dengan penamaan Kampung Nelayan Merah Putih. Perubahan ini sebagai bentuk penyelarasan arah kebijakan yang lebih mudah dipahami masyarakat.
Advertisement
Menurut dia, kawasan tersebut menghadirkan wajah baru yang lebih segar dan modern dibandingkan kondisi sebelumnya. Sejumlah fasilitas tersedia, mulai dari kios-kios untuk nelayan menjual hasil tangkapannya, tempat pelelangan, hingga tempat sandar ikan.
"Alhamdulillah kalau dilihat memang betul-betul baru, betul-betul segar nuansanya kelihatan dibandingkan dengan gambar yang lama. Disini ada kios-kios, jadi Nelayan kita ini nanti bisa jualan ya pak ya, di kios-kiosnya, kemudian juga ada tempat pelelangannya," kata Qodari dikutip dari siaran persnya, Minggu (1/2/2026).
"Terus tempat sandar ikan, ini bagus sekali tempatnya. Bagus sekali tempat sandarnya, tambatannya, terus ada kios pembekalan," sambungnya.
Selain itu, kata dia, KNMP di Sukabumi juga menyediakan gudang pendingin untuk nelayan membekukan ikan. Dengan begitu, hasil tangkapan nelayan yang belum terjual dapat diawetkan dalam waktu jangka panjang.
"Lalu ada cold storage. Nanti ada buat membekukan ikan, supaya bisa awet dalam jangka panjang. Ada juga musolanya, masjidnya juga bagus. Jadi kelihatan nyata pada hari ini program ini membawa suasana baru ya pak ya," ucap Qodari.
/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2024%2F01%2F07%2F7911a29b-75e3-4430-abae-828ead1af302_jpg.jpg)



