Satuan Brimob Polda Metro Jaya menggagalkan aksi tawuran di Kramat Jati, Jakarta Timur. Enam remaja yang terlibat diamankan.
Penangkapan dilakukan saat pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026 pada Sabtu (31/1/2026) di Kramat Jati, Jakarta Timur. Patroli malam ini digelar bersama unsur kepolisian wilayah.
"(Tim) kembali menemukan aksi tawuran remaja di Jakarta Timur yang berpotensi mengganggu ketertiban serta membahayakan keselamatan masyarakat," ujar Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, Minggu (1/2).
Operasi Pekat Jaya merupakan langkah Polri dalam menekan tawuran, balap liar, dan kejahatan jalanan, khususnya pada jam rawan malam hingga dini hari. Kehadiran personel Brimob di lapangan upaya kepolisian dalam pelayanan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.
"Dalam patroli yang menyasar kawasan rawan gangguan kamtibmas, petugas mendapati sekelompok remaja yang terindikasi terlibat tawuran di wilayah Kramat Jati. Dari hasil pengembangan di lokasi, petugas kembali menemukan senjata tajam yang disembunyikan dan diduga akan digunakan dalam aksi kekerasan," jelasnya.
Remaja tersebut kemudian ditangkap dan diserahkan ke Polres Metro Jakarta Timur untuk penanganan lebih lanjut. Kombes Henik menegaskan bahwa Operasi Pekat Jaya akan terus dilaksanakan secara konsisten sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
"Operasi Pekat Jaya menjadi bentuk komitmen Brimob Polda Metro Jaya dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Melalui patroli malam, kami kembali menemukan potensi gangguan kamtibmas dan memastikan penanganannya dilakukan secara cepat dan terukur," ujarnya.
Dengan patroli berkesinambungan ini, Satuan Brimob Polda Metro Jaya berharap dapat menekan angka tawuran remaja. Serta menciptakan situasi yang lebih tertib, aman, dan kondusif di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.
(dvp/lir)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489455/original/055722100_1769870330-InShot_20260131_213240929.jpg.jpeg)
