NEXT Indonesia: Pemerataan Pembangunan Daerah Jadi Kunci Tingkatkan Kualitas Hidup Warga

pantau.com
17 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepala Peneliti NEXT Indonesia Center, Ade Holis, menyatakan bahwa pemerataan pembangunan daerah merupakan indikator penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membentuk ketahanan sosial nasional yang kuat.

Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, melainkan harus inklusif dan adil agar semua warga bisa hidup bermartabat tanpa terjebak dalam kerentanan ekonomi.

Ia menekankan pentingnya kebijakan yang konsisten sebagai penentu keberhasilan pembangunan.

"Kualitas hidup tinggi adalah hasil dari kebijakan yang konsisten, bukan kebetulan," ungkap Ade.

Indeks Sosial Ukur Kesejahteraan Nyata di 514 Daerah

NEXT Indonesia Center mengembangkan Indeks Sosial Indonesia berdasarkan data dari 514 kabupaten/kota, menggunakan delapan indikator utama:

Persentase penduduk miskin

Tingkat pengangguran terbuka (TPT)

Rasio ketergantungan

Rasio belanja makanan terhadap total pengeluaran

Umur harapan hidup

Harapan lama sekolah

Rata-rata lama sekolah

Pengeluaran riil per kapita per tahun

Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa rata-rata nasional Indeks Sosial Indonesia tahun 2024 berada di angka 64,66, yang dijadikan sebagai batas standar kualitas hidup nasional.

Kota dengan Kualitas Hidup Tertinggi dan Tantangan Pemerataan

Beberapa kota besar tercatat memiliki Indeks Sosial tertinggi dan menjadi contoh daerah dengan kualitas hidup terbaik:

Denpasar: 94,80 (tertinggi nasional)

Banda Aceh: 87,10 (terbaik di Sumatera)

Kupang: 85,53

Kendari: 85,27

Samarinda: 84,43

Jayapura: 80,85

Banda Aceh menonjol pada indikator pendidikan dan kesehatan, dengan harapan lama sekolah 17,94 tahun, rata-rata lama sekolah 13,10 tahun, dan umur harapan hidup 75,25 tahun.

Sebanyak 247 kabupaten/kota tercatat berada di atas rata-rata nasional, namun masih ada 267 daerah lain yang berada di bawah standar, menunjukkan masih adanya kesenjangan pembangunan antarwilayah.

Ade menegaskan bahwa kualitas hidup masyarakat masih sangat tergantung pada lokasi, dan layanan publik masih terkonsentrasi di pusat-pusat regional tertentu.

"Pemerataan pembangunan tetap menjadi tantangan besar dalam memastikan seluruh warga Indonesia hidup sejahtera dan setara," tegasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa Hari Ini M 3,1 Guncang Solok Sumbar, Pusat Getaran di Darat
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Khemenei Peringatkan AS: Jika Mulai Serang, Bisa Jadi Konflik Regional
• 3 jam laludetik.com
thumb
6 Ramalan Cinta Shio 2 Februari 2026: Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, dan Babi
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Komorbid Hidup Terisolasi karena Bau RDF Rorotan, Nangis Minta Pabrik Ditutup
• 16 jam lalukompas.com
thumb
BPBD DKI: Banjir di Jakarta Sudah Surut
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.