Liputan6.com, Jakarta - Upaya revitalisasi jalur lintas Gayo Lues-Aceh Timur pascabencana banjir bandang dan tanah longsor terus dikebut. Agar pekerjaan menjadi maksimal, pemerintah menambah dua alat berat berupa ekskavator.
Mengutip dari Antara, Minggu (1/2/2026) di Desa Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, tampak dua truk membawa alat berat menuju wilayah Desa Pining, sekitar 40 kilometer dari pusat Kabupaten Gayo Lues.
Advertisement
Diketahui, jalan menuju wilayah tersebut kini telah dapat diakses. Namun, sejumlah material sisa bencana seperti sisa longsoran tanah dan batuan besar masih terdapat di sejumlah titik.
Di samping itu, terdapat pula bagian jalan yang hilang, baik tertimbun reruntuhan tanah maupun ikut longsor terbawa air. Sehingga, sejumlah jalan alternatif juga dibuat oleh masyarakat bersama relawan, pemerintah, TNI AD, hingga pemangku kepentingan lainnya.



