Wamenag Dorong Sertifikasi dan Kesejahteraan Guru RA, Target Tuntas 2028

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Tangerang Selatan

Wakil Menteri Agama Romo Syafii menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kesejahteraan serta profesionalisme guru Raudhatul Athfal (RA). Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (PD IGRA) Tangerang Raya.

Romo menekankan bahwa guru RA memiliki peran strategis dalam penguatan pendidikan anak usia dini di bawah naungan Kementerian Agama. Oleh karena itu, pemerintah mendorong percepatan sertifikasi guru RA melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan agar pengakuan profesional dan dukungan negara dapat dirasakan secara lebih luas.

“Kami menargetkan seluruh guru RA sudah tersertifikasi pada 2028,” ujar Romo dalam keterangan tertulis, Minggu, 1 Februari 2026.

Ia meminta IGRA di tingkat daerah dan wilayah untuk terus memperkuat koordinasi dengan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota serta Kantor Wilayah Kemenag. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pendataan dan validasi guru RA yang belum tersertifikasi dapat dilakukan secara optimal sehingga dapat diusulkan mengikuti PPG setiap tahun.

Selain isu sertifikasi, Romo juga menegaskan perhatian Kementerian Agama terhadap kesejahteraan guru RA non-ASN. Menurutnya, selama ini para guru RA telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas pendidikan, meski dihadapkan pada keterbatasan honorarium dan fasilitas.

“Pengabdian guru RA tidak boleh dibiarkan berjalan sendiri tanpa kehadiran negara. Karena itu, upaya peningkatan kesejahteraan dan insentif bagi guru RA akan terus kami perjuangkan,” tegasnya.

Romo juga mendorong pengembangan RA sebagai lembaga pendidikan anak usia dini yang holistik dan integratif. Ia menilai RA tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembelajaran formal, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter serta penanaman nilai-nilai sosial dan spiritual anak sejak dini.

Penguatan peran RA, lanjut Romo, selaras dengan visi besar Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, keberhasilan Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia harus ditopang oleh pembangunan sumber daya manusia yang dimulai sejak usia dini melalui pendidikan dan pengasuhan yang berkualitas.

“Fondasi kemajuan bangsa terletak pada gizi, pendidikan, dan karakter anak-anak kita hari ini. Dan kunci dari semua itu ada di tangan para guru RA,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Romo juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh guru RA atas ketulusan dan pengabdian mereka dalam mendidik generasi muda.

“Apa yang Bapak dan Ibu lakukan mungkin tidak selalu terlihat dan terdengar, tetapi sesungguhnya masa depan bangsa sedang dibangun di ruang-ruang kelas RA,”tuturnya.

Rakerda PD IGRA Tangerang Raya dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan, perwakilan IGRA dari Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, serta jajaran pengurus dan anggota IGRA se-Tangerang Raya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kisah Munifah Wisudawan Terbaik UT Jakarta dan Impian S2 ke Jepang
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Piala Asia Futsal 2026: Hector Souto Bidik Sejarah, Indonesia Incar Semifinal
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Berjalan di Antara Tumpukan Sampah dan Juntaian Kabel di Ciputat Tangsel
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Jateng Akselerasi Pemulihan Ekonomi dan Infrastruktur Pascabencana
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Mengenal Postbiotik dan Manfaatnya untuk Kesehatan Tubuh
• 11 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.