Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza

suara.com
1 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Memo FBI mendeklasifikasi klaim bahwa Donald Trump dikompromikan Israel dan Jeffrey Epstein adalah agen Mossad.
  • Memo tersebut menyoroti Jared Kushner sebagai otak organisasi dan memiliki koneksi mendalam dengan Rusia dan Israel.
  • Dokumen itu juga mengungkap transaksi properti Trump yang melibatkan entitas Swiss terkait keluarga konglomerat Indonesia diduga pencucian uang.

Suara.com - Departemen Kehakiman AS kembali merilis jutaan halaman dokumen rahasia yang memicu guncangan hebat di panggung politik internasional.

Sebuah memo FBI tertanggal 30 Januari yang baru saja dideklasifikasi menyatakan klaim kontroversial bahwa Presiden AS Donald Trump telah "dikompromikan oleh Israel" dan menyebut Jeffrey Epstein sebagai agen intelijen Mossad.

Memo yang disusun pada tahun 2020 ini merupakan bagian dari investigasi terhadap pengaruh asing dalam proses pemilihan umum Amerika Serikat.

Laporan ini didasarkan pada keterangan Sumber Manusia Rahasia (Confidential Human Source/CHS) yang memiliki akses ke lingkaran informasi tingkat tinggi.

Dokumen tersebut menyoroti Chabad Lubavitch, sebuah organisasi Yahudi Ortodoks global, yang disebut-sebut berusaha mengooptasi kepresidenan Trump.

Nama menantu Trump, Jared Kushner, muncul sebagai tokoh sentral yang diidentifikasi sebagai pendukung kuat gerakan ini.

Beberapa poin krusial dalam memo tersebut meliputi:

  • Kedekatan dengan Rusia: Berel Lazar, tokoh kunci Chabad, diketahui merupakan penasihat dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Memo menyebut Chabad digunakan sebagai instrumen untuk memantau para oligarki Rusia-Yahudi.
  • Kushner sebagai "Otak" Organisasi: Sumber FBI menyatakan bahwa Jared Kushner adalah otak sebenarnya di balik organisasi dan kepresidenan Trump, serta memiliki hubungan mendalam dengan pemerintah Rusia.
  • Koneksi Netanyahu: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan memiliki hubungan persahabatan lama dengan keluarga Kushner, khususnya Charles Kushner, ayah Jared.


Jeffrey Epstein dan Hubungan dengan Intelijen Israel

Misteri mengenai identitas asli Jeffrey Epstein juga mendapatkan sudut pandang baru.

Baca Juga: Board of Peace dan Paradoks Diplomasi Indonesia

Memo tersebut, seperti yang dikutip MEE, menyatakan bahwa sumber FBI sangat yakin Epstein adalah agen Mossad yang direkrut dan dilatih di bawah bimbingan mantan Perdana Menteri Israel, Ehud Barak.

Selain itu, dokumen tersebut menyeret nama pengacara kondang Alan Dershowitz. Ia disebut-sebut sebagai orang yang memberitahu Alex Acosta (Jaksa Federal saat itu) bahwa Epstein "milik intelijen".

Hal inilah yang diduga membuat Epstein mendapatkan kesepakatan pembelaan yang sangat ringan pada tahun 2008 terkait kasus pelecehan seksual anak di bawah umur.

Salah satu bagian yang menarik perhatian publik di tanah air adalah penyebaran detail mengenai transaksi properti mewah Donald Trump.

Foto Donald Trump, Prabowo Subianto, dan Board of Peace (Sumber: yoursay.suara.com)

Dalam laporan The Cradle, memo tersebut mendiskusikan pembelian dan penjualan sebuah rumah besar di Beverly Hills yang dijual dengan harga US$ 800.000 di bawah nilai pasar.

Rumah tersebut dilaporkan dibeli secara tunai oleh entitas Swiss yang terkait dengan keluarga Eka Widjaja, miliarder konglomerat asal Indonesia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamendagri imbau warga antisipasi kemacetan saat rakornas di Sentul
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Banjir Merendam 9 RT & 1 Ruas Jalan di Jakarta
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Rosan Tepis Rumor soal Rencana Rombak Direksi Bank Himbara
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Remaja di Cianjur Sodomi dan Perkosa 10 Bocah, Terancam 12 Tahun Bui
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Sawah Terdampak Banjir Sukabumi Terancam Gagal Panen
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.