Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi mengungkap pengangkatannya sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK.
Kiki, sapaan akrabnya mengatakan, usai sejumlah rekannya mengundurkan diri dari OJK, pihaknya lantas melaksanakan rapat internal guna menentukan siapa yang akan mengisi jabatan kosong tersebut.
Dari hasil rapat tersebut, DK OJK menyepakati dirinya sebagai Pjs. Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, menggantikan Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara, yang sebelumnya merupakan Ketua dan Wakil Ketua DK OJK.
Kemudian, rapat juga menyepakati Hasan Fauzi sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, menggantikan Inarno Djajadi.
Penunjukannya bersama Hasan Fauzi bukan tanpa alasan. Kiki menuturkan, baik dirinya maupun Hasan Fauzi memiliki pengalaman di pasar modal.
“Sehingga akhirnya saya dan Pak Hasan yang kemudian di rapat anggota Dewan Komisioner sepakat untuk menunjuk saya sebagai Pejabat Sementara, Ketua dan Waka, dan Pak Hasan sebagai Pejabat Sementara KIPMDK. Karena kebetulan pasar modal ini sudah rumah kami berdua ya Pak Hasan,” tuturnya dalam dialog yang digelar di Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (1/2/2025).
Baca Juga
- OJK Dorong BEI Go Public, Singgung Transparansi dan Efisiensi Pasar Modal
- OJK Akan Dongkrak Keterbukaan Afiliasi Pemegang Saham
- OJK Komitmen Lanjutkan Demutualisasi Bursa Efek Indonesia
Seiring dengan tugas barunya sebagai Ketua dan Wakil Ketua DK OJK, Kiki mengajak semua pemangku kepentingan untuk tidak khawatir, dan bersama-sama meningkatkan integritas pasar modal hingga melakukan reformasi integritas di sektor pasar modal.
“Insyaallah tidak usah khawatir Bapak Ibu ya. Kita sama-sama, kita memahami permasalahannya, dan kita sama-sama mencari jalan keluar untuk bisa bersama-sama meningkatkan atau melakukan reformasi integritas di sektor pasar modal,” pungkasnya.
Profil FridericaSekadar catatan, Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) usai Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara mundur dari jabatannya.
Friderica yang akrab disapa Kiki saat ini menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.
Dia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 2001, melanjutkan MBA di California State University of Fresno, Amerika Serikat pada 2004, serta meraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada dengan predikat cumlaude pada 2019.
Dirinya telah cukup lama berkecimpung di sektor pasar modal. Bermula dari menjadi kepala divisi komunikasi perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2006-2007 dan Sekretaris Perusahaan BEI (2007-2009), istri dari Komjen Eddy Hartono itu kemudian dipercaya menjadi direktur pengembangan BEI pada 2009-2015.
Perempuan yang sempat menjadi artis sinetron tersebut juga pernah menjadi petinggi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yakni sebagai direktur keuangan pada 2015-2016 dan sebagai direktur utama pada 2016-2019.
Selepas dari KSEI, dia ditunjuk menjadi direktur utama PT BRI Danareksa Sekuritas pada 2020-2022.
Selain mengemban tugas sebagai anggota DK OJK, sejak 2023, Kiki juga menjadi koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI) dan Indonesia Anti Scam Centre. Dia juga merupakan anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat
Dalam kiprah internasionalnya, Kiki tergabung sebagai Advisory Board pada OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE) dan Governing Council pada International Financial Consumer Protection Organisation (FinCoNet) sejak 2022 hingga saat ini.
Sebelumnya, sejumlah pejabat OJK kompak mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026). Pengunduran diri ini buntut volatilitas pasar saham yang terjadi dalam 2 hari terakhir, disulut pengumuman MSCI. Pengunduran pejabat OJK ini menyusul Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman yang juga mengumumkan pengunduran dirinya.
Mereka adalah Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Aditya Jayaantara.
Menyusul, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mirza Adityaswara juga menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat malam.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489046/original/047456600_1769778320-7.jpg)
