GenPI.co - PT Pintu Kemana Saja (PINTU) terus mendorong masyarakat mewaspadai ancaman siber, khususnya risiko mengunduh dan install file Android Package Kit (APK), di luar penyedia resmi Google Play.
Pengguna HP berbasis Android yang ingin berinvestasi dan trading aset crypto diimbau mengunduh aplikasi PINTU di Google Play.
"Keamanan akun dan aset pengguna PINTU menjadi prioritas utama kami," kata Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad, Minggu (1/2).
Iskandar mengimbau masyarakat mewaspadai bahaya menginstal aplikasi ilegal.
"Penting bagi kami untuk mengingatkan tentang bahaya yang mengintai dari pemasangan aplikasi Android (APK) tidak resmi yang banyak beredar di internet,” ucap Iskandar.
Menurut Iskandar, kejahatan siber berbasis file APK tidak resmi mempunyai dampak negatif yang sangat besar, seperti akses ilegal terhadap data pribadi.
"Sebab, di dalam APK itu disematkan malware yang telah dirancang beroperasi secara tidak sah untuk mencuri data penting pengguna hingga aset dalam aplikasi layanan keuangan yang dimiliki," ucap Iskandar.
Iskandar mengatakan pengguna yang sudah menginstal aplikasi PINTU di Google Play bisa memulai berinvestasi dengan menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC) sesuai ketentuan yang berlaku.
“Langkah pencegahan lainnya yang bisa dilakukan ialah pengguna Android bisa mengaktifkan fitur bawaan Play Protect untuk memindai dan mendeteksi aplikasi berbahaya," ujar Iskandar.
Iskandar juga mengimbau pengguna selalu memperbarui aplikasi PINTU ke versi terbaru untuk meningkatkan perlindungan.
"Pastikan mengubah password secara berkala serta mengaktifkan two-factor authentication (2FA) untuk meningkatkan keamanan berlapis,” tutur Iskandar. (*)
Lihat video seru ini:



