Lokasi Riza Chalid Sudah Diketahui Interpol, Kapan Ditangkap?

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia Brigjen Pol Untung Widyatmoko mengatakan, keberadaan Muhammad Riza Chalid (MRC) telah diketahui.

Buronan internasional itu kini berada di salah satu negara anggota Interpol.

Untung mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi lokasi Riza dan tengah menjalin komunikasi dengan negara tersebut sejak Interpol Red Notice diterbitkan.

Baca juga: Riza Chalid Resmi Jadi Buron Internasional

“Subjek Interpol Red Notice ini memang berada di salah satu negara yang sudah kami identifikasikan, sudah kami petakan, dan kami pun sudah menjalin kontak,” kata Untung dalam konferensi pers, Minggu (1/2/2026).

Untung menjelaskan, Red Notice terhadap Riza diterbitkan oleh Markas Besar Interpol di Lyon, Prancis, atas permintaan Indonesia sebagai requesting country.

Namun, Untung menegaskan bahwa Riza tidak berada di Lyon, Prancis.

Interpol saat ini memiliki 196 negara anggota dan keberadaan Riza berada di salah satunya.

“Keberadaan Saudara MRC kami pastikan bukan berada di Lyon, Prancis, melainkan di salah satu negara anggota Interpol,” ujarnya.

Kapan akan ditangkap?

Terkait upaya penangkapan, Untung menegaskan proses tersebut masih terus berjalan dan dikoordinasikan secara intensif dengan pihak terkait.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Untuk penangkapan sedang kami kerjakan, sedang kami koordinasikan, dan terus kami lakukan update,” kata dia.

Ia memastikan, NCB Interpol Indonesia tidak tinggal diam dalam menindaklanjuti penerbitan Red Notice tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandu Pastikan 50% Dana Investasi Danantara Dialokasikan ke Pasar Modal
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menag Kunjungi Korban Longsor Cisarua, Pastikan Masjid Pulih Sebelum Ramadhan
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Polisi gagalkan aksi balap liar dan potensi tawuran di Jakarta Timur
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Ressa Dapat Pesan dari Denada Usai Diakui Anak: Always Love You
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Rusia Kecam Kebijakan Baru AS terhadap Kuba sebagai Upaya "Pencekikan Ekonomi"
• 18 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.