JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto ingin mengetahui apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan indeks persepsi korupsi Indonesia. Pernyataan Prabowo tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh di Kertanegara pada Jumat, 30 Januari 2026.
Demikian Abraham Samad mengungkapkan isi pertemuan Prabowo dengan sejumlah tokoh termasuk dirinya di Kertanegara di Kompas Petang, Minggu (1/2/2026).
“Bapak Prabowo menyampaikan apa sih yang harus dilakukan untuk meningkatkan indeks persepsi korupsi Indonesia,” ucap Abraham.
Baca Juga: Abraham Samad Ungkap Poin-Poin Pertemuan Prabowo dengan Sejumlah Tokoh di Kertanegara
Abraham mengatakan, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menaikkan indeks persepsi korupsi Indonesia. Merujuk pada United Nations Convention Against Corruption, kata Abraham, setidaknya ada 5 hal yang harus dilakukan agar IPK Indonesia bisa meningkat.
Selain itu, kata Abraham, Prabowo harus melakukan pemberantasan korupsi secara serius hingga menyentuh akar permasalahan.
“Saya menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi itu harus serius dan saya melihat bahwa pemberantasan korupsi itu harus menyentuh akar permasalahan, bukan di permukaan,” ujar Abraham Samad.
Baca Juga: Adi Prayitno sebut PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029 Jadi Pertaruhan Politik Jokowi
Dikutip dari berbagai sumber, skor IPK Indonesia tahun 2024 yang dirilis awal tahun 2025 menunjukkan peningkatan. Namun peringkat Indonesia yang melonjak ke posisi 99 dari 180 negara yang disurvei belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan substantif dalam pemberantasan korupsi di sektor penegakan hukum.
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- abraham samad
- prabowo subianto
- prabowo
- indeks persepsi korupsi indonesia
- korupsi
- pemberantasan korupsi


