Jakarta: Doa kafaratul majelis merupakan doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap kali seseorang selesai menghadiri atau memimpin suatu majelis, baik majelis ilmu, pertemuan, diskusi, maupun obrolan sehari-hari.
Doa ini berfungsi sebagai penebus kesalahan yang mungkin terjadi selama majelis berlangsung. Dalam Islam, menjaga lisan dan sikap sangat dianjurkan. Oleh karena itu, doa kafaratul majelis menjadi amalan sunah yang memiliki keutamaan besar. Bacaan Doa Kafaratul Majelis Berikut bacaan doa kafaratul majelis yang diajarkan Rasulullah SAW:
Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu an-lailaha illa anta astaghfiruka wa atubu ilaik
Artinya: “Maha Suci Engkau, ya Allah. Segala sanjungan untuk-Mu. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Sebuah hadits shahih riwayat At-Tirmidzi menjelaskan bahwa siapa yang membaca doa ini sebelum ia berdiri dari tempat duduknya maka seluruh kesalahan selama dalam majelis tersebut terampuni.
Baca Juga :
Doa Malam Nisfu Syaban: Arab, Latin, dan ArtinyaDalam sebuah hadis disebutkan bahwa siapa pun yang membaca doa ini setelah duduk di suatu majelis, maka kesalahan yang terjadi dalam majelis tersebut akan diampuni oleh Allah SWT. Waktu Membaca Doa Kafaratul Majelis Doa kafaratul majelis dibaca sebelum meninggalkan tempat berkumpul atau saat majelis akan berakhir. Doa ini dapat diamalkan dalam berbagai situasi, seperti:
- Setelah majelis ilmu
- Setelah rapat atau pertemuan
- Setelah berbincang santai bersama keluarga atau teman.



