Pekerja Renovasi Jembatan Leuwiranji Bogor Jatuh ke Sungai, Tim SAR Telusuri

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Bogor -

Seorang pegawai perbaikan atau renovasi Jembatan Leuwiranji jatuh ke Sungai Cisadane Rumpin, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Korban terjatuh usai terpeleset saat mengecek kondisi baut pada kontruksi jembatan.

"Telah terjadi jatuh atau terpeleset ke sungai satu orang pekerja atasnama prangki (25), yang bersangkutan pekerja renovasi Jembatan Leuwiranji," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Muhamad Adam Hamdani, Minggu (1/2/2026).

Adam menyebutkan, peristiwa terjadi ketika korban sedang mengecek kondisi baut pada Jembatan Leuwiranji sekitar pukul 20.00 WIB. Saat berada di bagian atas konstruksi jembatan, korban terpeleset dan terjatuh ke Sungai Cisadane.

"Kejadian pada saat korban sedang pengecekan baut-baut, tiba-tiba terpeleset (lalu jatuh) ke Sungai Cisadane. Kejadian hari ini pukul 20.00 WIB," kata Adam.

Baca juga: Berdiri di Badan Air, Bangunan Liar di Situ Tujuh Muara Depok Dibongkar

Hingga malam ini, lanjut Adam, korban belum ditemukan. Tim SAR gabungan sudah berada di lokasi untuk melakukan pencarian terhadap korban.

"Sampai saat ini masih dalam pencarian. Kami beserta jajaran Forkopimcam Rumpin dan Gunungsindur telah berada dilokasi kejadian, dan telah meminta bantuan BPBD dan Damkar untuk melakukan pencarian," kata Adam.

Baca juga: ABG Loncat dari Jembatan Loji Ditemukan Tewas di Sungai Cisadane Bogor

Untuk diketahui, Jembatan Leuwiranji merupakan akses penting penghubung antara Kecamatan Rumpin dan Gunungsindur. Di bawah jembatan mengalir Sungai Cisadane. Jembatan ini ditutup sejak 13 Desember 2025-31 Januari 2026 karena ada proses perbaikan atau renovasi pada kontruksinya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor melakukan pemeliharaan Jembatan Leuwiranji. Jembatan tersebut menghubungkan Kecamatan Rumpin dengan Gunung Sindur. "Selama masa pekerjaan, akan diberlakukan penutupan total Jembatan Leuwiranji mulai 13 Desember hingga 31 Desember 2025," kata Sekretaris DPUPR Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, Sabtu (13/12/2025).

Dia mengatakan pemeliharaan itu dilakukan untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas. Anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 4,8 miliar.

"Proses pemeliharaan dilaksanakan selama 1,5 bulan dengan total anggaran Rp 4,8 miliar," jelasnya.

Gantara mengatakan pekerjaan dilakukan oleh pihak ketiga dengan pengawasan penuh dari pihaknya. Pengawasan dilakukan guna memastikan mutu pekerjaan sesuai.

"Untuk itu kami imbau kepada masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan," ungkapnya.




(sol/dwr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ingat Lagi Pernyataan Jokowi soal Namanya Disinggung Yaqut: Ya Memang Itu Kebijakan Presiden
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Presiden Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Sebut Iran Mulai Terbuka untuk Bicara dengan AS
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Bakal Jadi Pemegang Saham BEI, Danantara Pastikan Tak Ada Konflik Kepentingan
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Timnas Arab Saudi Siap Hadapi Malaysia di AFC Futsal Asian Cup 2026
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.