Eks Penyidik Sebut Jika KPK Dapat Dukungan Alat Canggih, Bisa 30 Kali OTT Setahun

okezone.com
20 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Eks penyidik KPK, Praswad Nugraha menyatakan, permintaan KPK terkait peralatan yang canggih merupakan alasan relevan. Itu karena modus operandi para koruptor juga terus berkembang. 

Hal itu Praswad sampaikan merespons pernyataan Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto terkait butuh anggaran guna pembaruan alat, termasuk untuk kepentingan operasi tangkap tangan (OTT). 

"Berkembangnya modus operandi dan dukungan alat komunikasi yang dimiliki koruptor tanpa diimbangi pembaharuan alat maka akan menghambat pelaksanaan OTT," kata Praswad dalam keterangannya, dikutip pada Senin (2/2/2026). 

Baca Juga :
4,5 Jam Bertemu Prabowo, Abraham Samad Ngaku Bahas Penguatan KPK

Ia menilai, permintaan tersebut semestinya dipenuhi mengingat korupsi kerap kali digaungkan sebagai musuh bersama. 

"Dukungan alat tersebut juga merupakan representasi dari komitmen politik pemerintahan dalam pemberantasan korupsi," ujarnya.

Praswad meyakini, jika hal tersebut dipenuhi maka akan lebih banyak lagi operasi senyap yang dilakukan Lembaga Antirasuah. 

Baca Juga :
Kejagung Dinilai Bisa Selidiki Perkara yang Dihentikan KPK

"Kami optimis, jika KPK diberikan dukungan alat yang lebih canggih, KPK dapat melaksanakan OTT setidak-tidaknya 30 kali per tahun," ucapnya. 

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kelompok Pertama Warga Palestina dari Mesir Tiba di Penyeberangan Rafah
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Soroti Sampah di Bali: Pantai Kotor Bisa Bikin Turis Enggan Datang
• 5 jam lalumerahputih.com
thumb
Pertumbuhan Ekonomi Taiwan Capai 8,6 Persen, Tertinggi dalam 15 Tahun
• 5 jam lalugenpi.co
thumb
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Saksi Korban Ungkap Modus Terdakwa Hermanto Oerip dalam Investasi Tambang Nikel Rp 75 Miliar
• 2 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.