LSP Unhas Perkuat Arah Program dan Tata Kelola Sertifikasi

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Rapat Kerja Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Jumat–Minggu, 30 Januari hingga 1 Februari 2026, di Hotel Aston Makassar, dan diikuti oleh seluruh pengurus LSP Unhas.

FGD tersebut membahas berbagai program kerja strategis sekaligus penguatan arah kebijakan dan tata kelola kelembagaan LSP Unhas untuk tahun 2026. Pembahasan difokuskan pada penyusunan program yang terukur, penetapan lini masa kegiatan, serta penegasan pembagian tugas masing-masing manajer.

Sebagai salah satu Lembaga Sertifikasi Profesi yang bernaung di bawah perguruan tinggi (LSP P1), LSP Unhas saat ini telah memiliki 65 skema sertifikasi yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, LSP Unhas didukung oleh 147 asesor kompetensi, dan jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring dengan perluasan ruang lingkup sertifikasi.

Ketua LSP Unhas, Mukti Ali, Ph.D, menjelaskan bahwa FGD ini merupakan bagian dari upaya penguatan perencanaan dan tata kelola organisasi agar seluruh kegiatan LSP berjalan lebih optimal pada tahun 2026.

“Kami ingin seluruh kegiatan LSP Unhas berlangsung secara terukur, terencana, dan selaras dengan kebijakan Universitas Hasanuddin. Saat ini Unhas telah memiliki Rencana Strategis yang perlu diterjemahkan secara konkret dalam berbagai program unit kerja, termasuk LSP Unhas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mukti Ali menegaskan bahwa sebagai lembaga sertifikasi yang berada di bawah institusi pendidikan, LSP Unhas menempatkan mahasiswa sebagai sasaran utama pelaksanaan sertifikasi kompetensi. Oleh karena itu, skema sertifikasi yang dikembangkan dirancang selaras dengan kurikulum dan proses pembelajaran di lingkungan Unhas.

“Kami ingin menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi, yang didukung oleh skema uji kompetensi berkualitas serta relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya. (*/)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kampung Nelayan di Sukabumi Hampir Rampung, KSP: Tersedia Kios untuk Jualan hingga Cold Storange
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
HP di Tangan, Fokus Menghilang: Ancaman Sunyi bagi Generasi Muda
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Susno Duadji Bongkar Isi Pertemuan 4,5 Jam dengan Prabowo, Ada Bahas Board of Peace
• 17 jam laluokezone.com
thumb
Lainey Wilson Tampil Memukau di Grammy 2026, Puji Evolusi Musik Country dan Tolak Penggunaan AI
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Banggar DPR Minta OJK Evaluasi Perusahaan Asuransi di Pasar Modal
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.