Sampaikan ke Presiden Prabowo, Abraham: Reformasi Polri Nyata jika Ada Pergantian Kapolri

kompas.tv
18 jam lalu
Cover Berita
Eks Ketua KPK Abraham Samad (tengah) saat memberikan keterangan pers di Polda Metro jaya, Jakarta, Rabu (13/8/2025) malam. (Sumber: Jurnalis KompasTV Bongga Wangga.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015 Abraham Samad mengungkapkan sejumlah tokoh kritis yang bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto menyepakati bahwa reformasi kepolisian baru nyata jika ada pergantian Kapolri.

Demikian Abraham Samad mengungkapkan isi pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh kritis di kediaman Presiden, Kertanegara, Jakarta pada Jumat 30 Januari 2026 dalam program Kompas Petang, Minggu (1/2/2026).

“Ada yang penting dalam pertemuan itu ketika Pak Susno (mantan Kabareskrim Susno Duadji) membicarakan tentang reformasi kepolisian, akhirnya forum itu kelihatannya sepakat semua ya, sepakat teman-teman yang diundang bahwa reformasi kepolisian itu harus terus berjalan,” ucap Abraham.

“Dan reformasi kepolisian itu baru nyata ketika ada pergantian pucuk pimpinan Kapolri, itu berkembang dalam diskusi itu. Sehingga teman-teman semua menyatakan bahwa kalau tidak ada pergantian di pucuk pimpinan Polri maka boleh dikatakan reformasi kepolisian itu berjalan tengah-tengah pertama.”

Baca Juga: Prabowo Bertemu Sejumlah Tokoh Kritis, Djayadi Hanan: Ada Masukan Kebijakan yang Diperlukan

Di samping itu, Abraham mengungkapkan bahwa secara eksplisit Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa tidak ada yang mustahil jika suatu saat kepolisian berada di bawah kementerian.

“Yang kedua Pak Prabowo juga di dalam diskusi itu menyampaikan bahwa tidak ada yang mustahil kalau suatu ketika pemerintah mengambil kesimpulan bahwa Polri itu di bawah sebuah kementerian,” ujar Abraham.

“Itu yang disampaikan eksplisit oleh Pak Prabowo, bahwa tidak ada yang mustahil dia bilang kalau suatu ketika pemerintah menganggap bahwa ternyata kepolisian itu lebih tepat di bawah sebuah kementerian maka itu akan dilakukan, itu yang penting.”

Mengenai institusi Polri di bawah kementerian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI dengan tegas menyatakan menolak. Kapolri bahkan menilai, meletakkan Polri di bawah kementerian sama dengan melemahkan negara dan presiden.

Baca Juga: Bertemu Prabowo, Abraham Samad Bahas Cara Tingkatkan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • abraham samad
  • prabowo subianto
  • reformasi polri
  • polri
  • pergantian kapolri
  • kapolri
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Beras di Tingkat Penggilingan, Grosir, dan Eceran Naik di Januari 2026
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov DKI Jakarta Bersiap Groundbreaking Mega Project Giant Sea Wall
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Harga Emas Anjlok 3,14 Persen ke USD 51,85 Usai Reli Panjang
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Bursa Transfer MU: Cole Palmer dan Leon Goretzka Jadi Sorotan
• 6 jam lalugenpi.co
thumb
Bursa Asia Bergerak Fluktuatif, Investor Wait and See Tunggu Data Industri Tiongkok
• 14 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.