Gugatan atas kasus penelantaran anak yang dilayangkan Ressa Rossano terhadap Denada, kini menyeret beberapa nama besar di panggung hiburan Indonesia.
Kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, memperingatkan rekan artis Denada, terutama Irfan Hakim dan Iis Dahlia, untuk tidak ikut campur dalam permasalahan ini.
Hal ini dipicu oleh adanya tekanan psikis yang dialami Ressa saat bertemu rekan ibunya tersebut di sebuah acara televisi.
Ressa mengaku kasihan karena persoalan hukum ini berdampak pada karier ibunya yang dikabarkan mulai diboikot oleh stasiun TV.
"Ya intinya saja, bagaimana pun itu masih darah daging. Terus kasihan, itu diboikot dari pihak stasiun TV. Ya, maksudnya Ressa, Ressa enggak meminta seperti ini dan bukan Ressa yang minta diboikot," ungkap Ressa kepada awak media di Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (31/1).
Namun, rasa prihatin Ressa dibalas dengan perlakuan yang tidak menyenangkan oleh rekan-rekan artis Denada. Kuasa hukum Ressa mengungkap kliennya sempat diserang secara mental.
"Tadi itu Ressa sempat dikerubungi dan diteror secara psikis, seakan-akan dia yang bersalah sehingga Denada itu tidak mendapatkan pekerjaan di stasiun TV karena diboikot. Itu makanya saya geram," ujar Ronald Armada.
Iis Dahlia disebut oleh tim hukum Ressa sebagai pihak yang memojokkan klien mereka. Mereka meminta agar penyanyi dangdut tersebut berhenti memberikan penilaian sepihak.
"Terutama buat Iis Dahlia, ya, saya menyebut nama karena itu yang terjadi. Dia memojokkan Ressa seakan gara-gara dia, temannya itu tidak dapat pekerjaan," tegas Ronald Armada.
Tak hanya Iis Dahlia, nama Irfan Hakim juga turut diseret. Meski mengakui sosok Irfan sebagai orang yang baik, kuasa hukum Ressa meminta Irfan bisa lebih objektif melihat duduk perkara.
"Bang Irfan itu saya lihat orang yang beradab dan orang yang berakhlak. Saya sangat kagum dengan beliau. Akan tetapi dalam konteks ini, jangan karena temannya, dia melakukan pembelaan. Kalau temannya salah, katakan yang salah," lanjut Ronald Armada.
Pihak Ressa menegaskan mereka memiliki dasar yang kuat dan bukti nyata terkait penelantaran yang dialami Ressa selama 24 tahun. Mereka meminta para artis tidak melihat dari satu sisi pertemanan saja.
"Jadi buat Bang Irfan Hakim dan Iis Dahlia, tolonglah agak sedikit adil, jangan ikut campur kalau tidak tahu asbabun nuzulnya persoalan ini," ucap Ronald.
Pihak Ressa memastikan tidak mundur sedikit pun dan siap menghadapi tantangan dari pihak mana pun yang mencoba memanipulasi fakta.
"Saya berbicara tentang fakta. Bismillah, apa yang saya nyatakan ini benar. Kalau sampai kalian mau menantang, silakan. Saya tidak pernah takut sama siapa pun selama saya membela kebenaran," tutup kuasa hukum Ressa.



