IHSG Diproyeksi Fluktuatif Awal Pekan, ELSA-EMAS Masuk Daftar Analis

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

IHSG diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan mixed dalam rentang 8.100-8.567.

IHSG Diproyeksi Fluktuatif Awal Pekan, ELSA-EMAS Masuk Daftar Analis (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan mixed dalam rentang 8.100-8.567 pada perdagangan Senin (2/2/2026). 

Technical Analyst WH Project, William Hartanto menilai, IHSG berpeluang mengawali perdagangan awal pekan dengan pergerakan menguat, setelah membentuk sinyal teknikal positif pada penutupan pekan lalu. 

Baca Juga:
IHSG Pekan Ini Berpotensi Bangkit di Tengah Estafet Kepemimpinan BEI-OJK

IHSG ditutup naik 97,40 poin atau 1,18 persen ke level 8.329,61 pada perdagangan Jumat (30/1/2026), meski secara mingguan masih mencatatkan pelemahan sebesar 6,94 persen.

Pola pergerakan candlestick IHSG memberikan indikasi awal pembalikan arah. Tiga candlestick terakhir membentuk pola morning star, yang secara teknikal mengindikasikan potensi penguatan jangka pendek.

Baca Juga:
Purbaya Optimistis IHSG Cerah Senin Besok

"Dengan terbentuknya pola morning star, IHSG berpotensi mengalami rebound pada awal pekan," ujar William dalam risetnya, Minggu (1/2/2026).

Dari sisi teknikal, IHSG saat ini memiliki level resistance terdekat di area 8.567. Apabila mampu menembus level tersebut, indeks berpeluang melanjutkan penguatan menuju target lanjutan di kisaran 9.000. Namun demikian, William menilai pergerakan pasar masih akan diwarnai volatilitas.

Baca Juga:
Ini Proyeksi IHSG pada Awal Februari 2026

Pada pekan lalu, pergerakan IHSG terfokus pada saham-saham yang berkaitan dengan sentimen MSCI, terutama isu transparansi data kepemilikan dan free float. Kondisi tersebut membuat aktivitas transaksi cenderung menurun karena pelaku pasar bersikap lebih selektif.

Memasuki pekan ini, tekanan jual yang dipicu oleh kekhawatiran terhadap dampak kebijakan MSCI dinilai mulai mereda. Hal tersebut membuka ruang bagi pergerakan indeks yang lebih stabil, meskipun belum sepenuhnya lepas dari sentimen negatif lainnya.

William menambahkan, peluang pergerakan mixed masih terbuka, mengingat pasar juga dihadapkan pada sentimen global. Salah satu faktor yang perlu dicermati adalah penurunan harga emas yang cukup signifikan pada akhir pekan lalu, yang berpotensi menjadi sentimen negatif bagi saham-saham terkait komoditas emas.

"IHSG berpotensi bergerak mixed dengan kecenderungan rebound di awal pekan, seiring meredanya tekanan jual akibat isu MSCI. Namun investor tetap perlu mewaspadai sentimen negatif lain, khususnya yang berdampak pada saham berbasis komoditas," tutur William. 

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal:

  • BBNI, buy, estimasi target 4.600-4.700. Support 4.380 dan resistance 4.530
  • ELSA, buy, estimasi target 745-800. Support 635 dan resistance 720
  • EMAS, sell on strength, estimasi target pelemahan 6.025-5.425. Support 6.025 dan resistance 7.375
  • ERAL, buy, estimasi target 370-400. Support 334 dan resistance 370

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Telkom AI Center Bali Gelar AI Connect Online Series Bahas Peran AI dalam Keberlanjutan Lingkungan dan Transformasi Digital
• 23 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Bangsa yang Sibuk Terlihat Baik, Tapi Enggan untuk Benar-Benar Benar
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Prediksi Hujan Merata Guyur Jakarta Hari Ini
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Danantara Hadir dalam Dialog Pelaku Pasar Modal di BEI, Sebagai Apa?
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
iPhone 16 Jadi HP Terlaris di Dunia 2025 Versi Counterpoint
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.