IHSG Dibuka Merah Hari Ini (2/2), Tunggu Pertemuan BEI dan MSCI

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA —Indeks harga saham gabungan (IHSG) masih diselimuti oleh volatilitas tinggi pada awal pekan ini, Senin (2/2/2026), menunggu pertemuan BEI dengan MSCI. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka melemah 50,1 poin atau 0,61% ke posisi 8.274,67. IHSG bergerak di rentang 8.250,52 hingga 8.313,05 pada pagi ini. 

Sebanyak 262 saham menguat, 247 saham melemah, dan 163 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp14.867,94 triliun. 

Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) jeblok 7,84% ke level Rp3.880, PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) anjlok 9,01% ke level Rp1.615, saham PT RMK Energy Tbk. (RMKE) merosot 9,7% ke posisi Rp4.560, dan PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) turun tipis 0,78% ke level Rp256 per saham.

Di sisi lain, saham perbankan besar terpantau menghijau. Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) naik 2,37% ke posisi Rp7.575, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 1,58% ke posisi Rp3.870, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) naik 1,25% ke level Rp4.880. 

Sebelumnya, IHSG selama sepekan sebelumnya ditutup jeblok 6,94% ke posisi 8.329,60. Hal itu terjadi di tengah gonjang-ganjing pasar saham RI akibat sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI). Setelah menyelesaikan konsultasi terkait penilaian free float saham Indonesia, MSCI memutuskan untuk menerapkan pembekuan rebalancing indeks MSCI untuk saham-saham Indonesia. 

Rully Arya Wisnubroto, Head of Research Mirae Asset Sekuritas Indonesia, menyampaikan IHSG mengalami rebound pada perdagangan terakhir pekan lalu, menguat 1,2% dan ditutup pada 8.329,6. Rebound itu terjadi setelah sebelumnya melemah signifikan akibat aksi sell-off agresif investor asing. 

Baca Juga : Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Senin, 2 Februari 2026

Namun demikian, lanjutnya, investor asing masih melanjutkan aksi jual dalam jumlah cukup besar dengan akumulasi hampir Rp14 triliun atau sekitar US$830 juta dalam 4 hari terakhir. Dalam 2 hari berturut-turut, investor asing telah membukukan net buy pada saham BBRI, sedangkan net sell besar-besaran pada saham BBCA mulai mereda.

“Kami memperkirakan tingkat volatilitas IHSG masih akan tetap tinggi, seiring sentimen pembekuan sementara proses rebalancing MSCI yang memicu kekhawatiran atas status dan investability pasar Indonesia, serta risiko domestik yang mencakup pelemahan rupiah dan persepsi risiko kebijakan yang sebelumnya telah menumpuk,” paparnya dalam riset, Senin (2/2/2026). 

Terkait dengan volatilitas IHSG dan krisis kepercayaan terhadap pasar saham Indonesia, OJK memaparkan 8 rencana aksi percepatan reformasi di pasar modal Indonesia. 

Pejabat Sementara Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Frederica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa rencana aksi reformasi pasar modal itu terbagi dalam empat misi utama, yakni penambahan likuditas, transparansi, tata kelola dan penegahan hukum serta demutualisasi bursa efek.

Adapun, delapan rencana aksi percepatan reformasi integritas pasar modal Indonesia itu mencakup kebijakan baru free float, transparansi ultimate beneficial ownership (UBO), penguatan data kepemilikan saham, demutualisasi BEI, penegakan peraturan dan sanksi, tata kelola emiten, pendalaman pasar secara terintegrasi, serta kolaborasi dan sinergi dengan stakeholders

IDX COMPOSITE INDEX - TradingView

Secara teknikal, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG masih rentan untuk koreksi sepanjang belum break di atas 8.420.

“Hari ini level support IHSG 8.050–8.220 dan resistance 8.400–8.420,” paparnya dalam riset. 

Pada hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan saham BUMI, IMPC, MEDC, BREN, ENRG, dan RMKO sebagai trading idea.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wisata Aceh Tamiang Ditarget Mulai Bergeliat Setelah Lebaran 2026
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Kisah Pria Tionghoa Diculik Sindikat Scam Online Kamboja, Kabur Lompat dari Gedung dan Nyaris Terkubur Hidup-Hidup
• 20 jam laluerabaru.net
thumb
Ketika Makan Bergizi Gratis jadi pengganti jajan murid pascabencana
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Sosok Pilihan Trump Jadi Bos Baru The Fed Gantikan Powell
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Anak Bercita-cita Mulia, Jualan Sejak Belia Bantu Ibu dan Perekonomian Keluarga
• 18 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.