5 Fakta Unik Thailand, Negeri Seribu Senyum yang Tak Pernah Dijajah

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Thailand dikenal sebagai salah satu destinasi wisata paling populer di Asia Tenggara. Negara ini tidak hanya menawarkan pantai eksotis dan kuliner khas, tetapi juga memiliki budaya dan sejarah yang unik.

Namun, enggak hanya itu, Thailand juga memiliki sejumlah fakta unik yang menarik diketahui traveler. Salah satunya adalah nama Thailand yang kini secara resmi berubah menjadi Tailan dalam pengucapan dan penulisan bahasa Indonesia.

Tak hanya soal penulisan dan ejaan, berikut lima fakta menarik tentang Thailand yang membuat negeri Gajah Putih ini begitu istimewa, seperti dilansir Rustic Pathways.

1. Dijuluki Negeri Seribu Senyum

Thailand kerap disebut sebagai “Land of Smiles” atau "Negeri Senyum". Julukan ini bukan tanpa alasan. Masyarakat Thailand dikenal ramah dan terbiasa menyapa orang lain dengan senyuman hangat.

Dalam budaya Thailand, senyum bukan sekadar ekspresi kebahagiaan, melainkan juga sarana komunikasi. Terdapat lebih dari selusin jenis senyuman, mulai dari senyum bahagia, senyum sopan, hingga senyum untuk menyampaikan ketidaksetujuan. Tak heran wisatawan sering merasa diterima dan nyaman saat berkunjung ke Thailand.

2. Gajah Jadi Bagian Penting Budaya dan Sejarah

Gajah merupakan hewan nasional Thailand dan memiliki peran besar dalam sejarah, budaya, hingga perekonomian negara tersebut. Simbol gajah banyak ditemukan dalam karya seni, dan bahkan pernah menghiasi bendera Thailand hingga tahun 1917.

Gajah putih memiliki makna khusus, karena dianggap sakral dan erat kaitannya dengan kerajaan, melambangkan kekuatan dan kejayaan. Wilayah Thailand Utara juga dikenal sebagai pusat suaka dan konservasi gajah, tempat wisatawan dapat belajar, sekaligus berinteraksi secara etis dengan satwa tersebut.

Pada awal abad ke-20, populasi gajah di Thailand diperkirakan mencapai 400 ribu ekor. Namun, eksploitasi hutan dan industri penebangan kayu menyebabkan habitat gajah rusak parah.

Gajah yang digunakan untuk menarik kayu justru turut menghancurkan lingkungan alaminya sendiri. Akibatnya, populasi gajah menyusut drastis hingga kurang dari 7.000 ekor.

Pemerintah Thailand kemudian menghentikan penebangan kayu pada 1989 dan mendirikan pusat-pusat konservasi untuk melindungi gajah. Kini, berbagai lembaga nirlaba turut mendukung upaya pelestarian tersebut.

3. Satu-satunya Negara Asia Tenggara yang Tak Pernah Dijajah

Thailand memiliki keunikan historis, karena menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah bangsa Eropa. Nama Thailand sendiri, Prathet Thai, berarti “Tanah yang Merdeka”.

Salah satu faktor utama keberhasilan mempertahankan kemerdekaan adalah posisi Thailand sebagai wilayah penyangga antara koloni Inggris dan Prancis. Selain itu, reformasi besar-besaran yang dilakukan Raja Chulalongkorn pada akhir abad ke-19, seperti sentralisasi kekuasaan dan pembentukan tentara nasional, turut memperkuat kedaulatan negara.

4. Punya Festival-festival Unik

Thailand dikenal memiliki berbagai perayaan unik dan penuh warna. Salah satu yang paling terkenal adalah Festival Songkran setiap 13–15 April, yang menandai Tahun Baru Thailand dengan tradisi perang air di seluruh negeri.

Selain itu, ada Festival Jamuan Monyet Lopburi pada November, di mana sekitar 2 ton makanan disajikan khusus untuk monyet yang dianggap sakral. Tak kalah menarik, Surin Elephant Round-Up menampilkan gajah-gajah yang bermain sepak bola, melukis, hingga mempertontonkan berbagai atraksi.

5. Penganut Agama Buddha Terbesar

Sekitar 93 persen penduduk Thailand menganut agama Buddha, dengan lebih dari 35.000 kuil dan sekitar 200.000 biksu tersebar di seluruh negeri.

Pengaruh agama Buddha terlihat dalam tradisi, simbol negara, hingga seni dan arsitektur. Warna putih pada bendera Thailand melambangkan agama, sementara Patung Buddha Agung Thailand yang menjulang lebih dari 90 meter menjadi patung Buddha terbesar di negara tersebut.

Wisatawan yang berkunjung ke Thailand diimbau menghormati tradisi Buddha, seperti melepas alas kaki sebelum memasuki kuil, dan tidak menyentuh kepala orang lain yang dianggap sebagai bagian tubuh paling suci.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia Catat Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Perkuat Hilirisasi Petrokimia, Polytama Andalkan Kilang Pertamina
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kisah Keberhasilan Setelah Melewati Penderitaan
• 1 menit laluerabaru.net
thumb
Perkuat Ekosistem Perumahan, BTN Housingpreneur 2025 Lahirkan Inovator Muda
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Dinkes Bekasi Siagakan Layanan Kesehatan 24 Jam Tangani Korban Banjir di 13 Kecamatan
• 13 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.