Gelar Operasi Keselamatan Jaya 2026, Polisi Petakan Titik Rawan Pelanggaran di Jakarta

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta 

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas yang menjadi sasaran Operasi Keselamatan Jaya 2026. Dimana, operasi ini difokuskan pada ruas-ruas jalan yang kerap ditemukan pelanggaran melawan arus, terutama di putaran balik, persimpangan, serta jalur yang disalahgunakan pengendara dengan mengambil lajur berlawanan arah.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, pelanggaran tersebut cukup banyak ditemukan di berbagai wilayah Jakarta sehingga menjadi perhatian khusus dalam operasi kali ini.

“Pelaksanaan Operasi Keselamatan Jaya 2026 ini kita menyasar ruas-ruas jalan yang sering ditemukan pengendara melawan arus. Biasanya ada di putaran, persimpangan, dan ruas jalan tertentu yang lajur kanannya digunakan kendaraan dari arah berlawanan. Ini tersebar di beberapa wilayah Jakarta,” ujar Komarudin kepada awak media termasuk tvrinews.com pada Senin, 2 Februari 2026.

Selain penindakan pelanggaran, Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyoroti tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kondisi jalan rusak. 

Komarudin menjelaskan, faktor manusia masih menjadi penyebab utama kecelakaan, disusul faktor kendaraan, cuaca, dan kondisi jalan.

Menurutnya, intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir turut memperparah kondisi jalan di sejumlah titik, menyebabkan genangan air hingga kerusakan jalan yang berpotensi memicu kecelakaan.

“Saat ini kita masih berada pada situasi cuaca ekstrem. Genangan air terjadi di mana-mana dan berdampak pada kondisi jalan. Ini menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan,” katanya.

Terkait hal tersebut, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pendataan dan pemetaan jalan rusak. 

Hingga saat ini, lebih dari seribu titik jalan telah dilakukan perbaikan, meski proses perbaikan terus dilakukan seiring kondisi cuaca yang masih belum stabil.

“Kami terus melakukan pemetaan dan perbaikan agar potensi kecelakaan akibat jalan rusak dapat diminimalisir,” tambahnya.

Dalam Operasi Keselamatan Jaya 2026, Polda Metro Jaya juga melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Polisi Militer TNI. Keterlibatan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi dalam upaya preemtif, preventif, hingga penegakan hukum.

Komarudin menambahkan, kolaborasi dengan POM TNI juga menyasar pelanggaran penggunaan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor, khususnya TNKB dinas atau kendaraan peruntukan TNI yang digunakan tidak sesuai ketentuan.

“Kami melibatkan POM TNI untuk bersama-sama turun ke lapangan, memetakan dan mendeteksi penggunaan TNKB kendaraan TNI yang tidak sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Danantara Incar Kepemilikan Saham BEI, Berapa Persen?
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Belum Menjabat Hakim MK, Adies Kadir Sudah Akan Dilaporkan ke Majelis Kehormatan MK
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Wakapolres Batu Tegaskan, Operasi Keselamatan Semeru 2026, Keselamatan Masyarakat Paling Utama
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Nisfu Syakban 2026: Ini Jadwal Puasa, Niat dan Tata Cara Salat, serta Keutamaannya
• 23 jam lalubeautynesia.id
thumb
Prabowo Ungkap Pakar White House Pelajari MBG Indonesia
• 45 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.