Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 13 triliun untuk insentif selama periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
Menurutnya, insentif akan berupa diskon tarif berbagai moda transportasi hingga bantuan sosial seperti bantuan beras dan minyak goreng, sebagaimana yang telah berlangsung tahun lalu.
"Diskon ada terus bansos, ada bansos beras maupun minyak seperti sebelumnya," ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dikutip Senin (2/2/2026).
Adapun, diskon transportasi mencakup moda pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat dan jalan tol. Airlangga pun mengungkapkan bahwa jumlah insentif yang akan diberikan akan lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.
"Mungkin jumlahnya akan lebih banyak sebelumnya akan lebih besar yang lain nanti kita announce. Sudah ada (target anggarannya) kisarannya Rp 13 triliun," ujarnya.
Dalam setahun terakhir, pemerintah memang gencar memberikan paket stimulus fiskal dalam beberapa momen hari libur panjang dan Hari Keagamaan Besar Nasional (HKBN) nasional. Salah satu yang rutin diberikan adalah diskon moda transportasi dan tol.
Terakhir, pemerintah memberikan paket stimulus diskon moda transportasi dan tol pada masa Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Diskon yang diberikan berkisar 13%-30% dari pesawat, kereta api hingga angkutan laut.
(haa/haa)


