Bukan Bertemu Oposisi, Istana Jelaskan soal Pertemuan Prabowo dengan Siti Zuhro hingga Abraham Samad

suara.com
6 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Mensesneg Prasetyo mengonfirmasi pertemuan Presiden Prabowo dengan tokoh nasional di Kertanegara pada 30 Januari 2026.
  • Tujuan pertemuan adalah komunikasi, diskusi, menerima masukan, serta menjelaskan program pemerintah kepada tokoh non-parpol.
  • Tokoh yang hadir meliputi bidang kepemiluan, pemberantasan korupsi, dan kepolisian, bukan pembahasan isu revisi UU KPK.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, buka suara ihwal pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah tokoh di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Pras menegaskan pertemuan Prabowo tersebut dilakukan dengan tokoh-tokoh nasional, bukan tokoh oposisi.

"Bukan, enggak, bukan, bukan tokoh oposisi. Tapi beliau bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang memiliki kepedulian di bidangnya masing-masing," kata Pras jelang pelaksanaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul International Conventiom Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Pras menjelaskan tujuan presiden bertemu sejumlah tokoh tersebut. Ia menegaskan pertemuan tersebut merupakan bagian dari komunikasi yang dilakukan presiden.

"Inilah cara bapak presiden selama ini juga berkomunikasi, ada yang terbuka, ada yang tertutup, dalam rangka berdiskusi, menerima masukan, sekaligus memberikan penjelasan juga terhadap program-program yang sedang dijalankan oleh pemerintah dan oleh bapak presiden yang semua berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara, kepada kepentingan masyarakat," tutur Pras.

Pras menyebutkan siapa saja tokoh yang hadir dalam pertemuan dengan Prabowo di Kertanegara. Ia menegaskan tokoh yang datang dari berbagai bidang, kecuali partai politik.

"Tokoh parpol tidak ada. Jadi, kemarin tokoh-tokoh kepemiluan, ada Prof. Siti Zuhro. Kemudian juga tokoh pemberantasan korupsi, mantan Ketua KPK, Bapak Abraham Samad. Kemudian juga tokoh kepolisian, mantan Kabareskrim, Bapak Susno. Ada beberapa yang nanti juga akan terus apa namanya, kita lanjutkan dengan tokoh-tokoh yang lain," kata Pras.

"Kita semua harus duduk bersama gitu," Pras menambahkan.

Sementara itu, disinggung mengenai usulan Abraham sol pengembalian Undang-Unsang KPK, Pras menegaskan hal tersebut tidak menjadi pembicaraan dalam pertemuan di Kertanegara.

Baca Juga: Tanggapi Isu Reshuffle hingga Peleburan Kementerian, Mensesneg Bilang Begini

"Enggak, kemarin tidak, tidak membicarakan itu. Tapi lebih kepada bagaimana kita, beliau mendapatkan penjelasan-penjelasan karena bagaimanapun beliau punya pengalaman dalam hal pemberantasan korupsi. Jadi, beliau ingin mendapatkan penjelasan dan bagaimana ini sekali lagi korupsi adalah pekerjaan rumah bagi kita semuanya," kata Pras.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Untuk Pertama Kalinya Penjualan Mobil Listrik Melampaui Mobil Bensin
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Danantara Bersiap Masuk Pasar Saham, Prioritaskan Emiten Berfundamental Kuat
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemanasan Piala Dunia 2026, Portugal dan Nigeria Sepakat Duel
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Presiden Prabowo Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Tegaskan Sinergi untuk Lompatan Pembangunan
• 21 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Anak 2 Tahun Buta Sebelah Usai Dicium Seseorang Pengidap Herpes
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.