Pantau - Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, tiba di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Minggu sore waktu setempat atau Minggu malam WIB dalam rangka kunjungan diplomatik dan budaya.
Disambut Pejabat UEA dan Delegasi RI di Bandara Al BateenDalam keterangan tertulis dari PDI Perjuangan, Megawati didampingi oleh putranya, Ketua DPP PDIP Muhammad Prananda Prabowo, selama lawatan di Abu Dhabi.
Setibanya di Bandara Al Bateen, Megawati disambut oleh Duta Besar RI untuk UEA, Judha Nugraha, serta Menteri Negara pada Kementerian Luar Negeri UEA, Saeed Bin Mubarak Al Hajeri.
Di ruang tunggu, penyambutan turut dilakukan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri Ahmad Basarah, Kepala Badan Riset dan Analisa Kebijakan Strategis PDIP Andi Widjayanto, Ketua DPP PDIP Bidang Agama (nonaktif) Zuhairi Misrawi, serta Atase Pertahanan RI di UEA, Tony Aris Setyawan.
Saeed Bin Mubarak Al Hajeri diketahui memiliki peran penting dalam mendorong agenda ekonomi global UEA serta mengawasi hubungan bilateral di kawasan Asia-Pasifik.
Ia menyampaikan sambutan hangat dan ajakan kepada Megawati untuk menikmati kunjungan, serta menyarankan beberapa tempat yang bisa dikunjungi selama berada di Abu Dhabi.
Rencana Kunjungan ke Museum dan Diplomasi BudayaDalam percakapan, Saeed menyebut dirinya pernah berkunjung ke Indonesia, khususnya Jakarta dan Bali, dan mengundang Megawati untuk mengunjungi Zayed National Museum yang berada tak jauh dari hotel tempat Megawati menginap.
Museum tersebut diresmikan pada 3 Desember 2025 dan didedikasikan untuk mengenang warisan Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan, dengan desain karya arsitek Norman Foster dari Foster + Partners.
Setelah mengecek jadwal melalui Ahmad Basarah, Megawati menyatakan akan mencoba menyempatkan diri mengunjungi museum tersebut pada 7 Februari.
Percakapan antara Megawati dan Saeed juga diselingi dialog santai mengenai keluarga, yang memicu suasana akrab.
Salah satu momen yang menarik adalah ketika Megawati ditanya soal “lebih sayang anak atau cucu,” yang dijawabnya dengan, “Itu rahasia,” ungkapnya sambil tertawa.
Megawati juga memperkenalkan istilah “Bung” yang digunakan oleh Presiden pertama RI Soekarno, yang dijelaskannya sebagai panggilan dari hati.




