Jakarta (ANTARA) - Operasi SAR) korban longsor di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, kembali dilanjutkan dengan memperluas area pencarian dan menambah pengerahan alat berat hingga 18 unit, Senin.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan operasi SAR hari ini dilanjutkan sejak pukul 08.00 WIB dengan fokus pencarian terhadap enam orang yang masih dinyatakan hilang.
Dalam operasi tersebut tim SAR gabungan mengerahkan sedikitnya 18 alat berat untuk membuka dan menyisir material longsoran di sejumlah titik prioritas.
Ia menyebutkan kondisi cuaca yang masih disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang menjadi tantangan bagi personel di lapangan.
Baca juga: Tim SAR perluas area pencarian sepuluh korban longsor Cisarua
Meski demikian Abdul menegaskan kondisi tersebut tidak mengurangi semangat tim SAR gabungan yang saat ini berjumlah sekitar 3.229 personel dari berbagai unsur.
Sementara itu berdasarkan pembaruan data pengungsian, sebanyak 517 jiwa telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinyatakan lebih aman.
Adapun warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian tercatat sebanyak 159 jiwa dari 49 Kepala Keluarga (KK).
Untuk mendukung kebutuhan dasar pengungsi, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, makanan siap saji, matras, selimut, alat kebersihan, toilet portable, genset, dan pompa air, serta memastikan dukungan berlanjut sesuai perkembangan di lapangan.
Baca juga: Temui korban longsor Cisarua, Raffi Ahmad sampaikan salam Presiden
Baca juga: Pemkab Bandung Barat mulai pendataan relokasi korban longsor Cisarua
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari di Jakarta, Senin, mengatakan operasi SAR hari ini dilanjutkan sejak pukul 08.00 WIB dengan fokus pencarian terhadap enam orang yang masih dinyatakan hilang.
Dalam operasi tersebut tim SAR gabungan mengerahkan sedikitnya 18 alat berat untuk membuka dan menyisir material longsoran di sejumlah titik prioritas.
Ia menyebutkan kondisi cuaca yang masih disertai hujan dengan intensitas ringan hingga sedang menjadi tantangan bagi personel di lapangan.
Baca juga: Tim SAR perluas area pencarian sepuluh korban longsor Cisarua
Meski demikian Abdul menegaskan kondisi tersebut tidak mengurangi semangat tim SAR gabungan yang saat ini berjumlah sekitar 3.229 personel dari berbagai unsur.
Sementara itu berdasarkan pembaruan data pengungsian, sebanyak 517 jiwa telah kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinyatakan lebih aman.
Adapun warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian tercatat sebanyak 159 jiwa dari 49 Kepala Keluarga (KK).
Untuk mendukung kebutuhan dasar pengungsi, BNPB telah menyalurkan bantuan logistik berupa paket sembako, makanan siap saji, matras, selimut, alat kebersihan, toilet portable, genset, dan pompa air, serta memastikan dukungan berlanjut sesuai perkembangan di lapangan.
Baca juga: Temui korban longsor Cisarua, Raffi Ahmad sampaikan salam Presiden
Baca juga: Pemkab Bandung Barat mulai pendataan relokasi korban longsor Cisarua


