Israel Ancam Hentikan MSF di Gaza Gegara Tak Setor Nama Staf Palestina

detik.com
15 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Israel menyebut akan menghentikan kerja organisasi relawan medis insternasional, Médecins Sans Frontières (MSF), di Gaza lantaran tak menyerahkan daftar staf Palestina di sana. Kementerian Urusan Diaspora dan Pemberantasan Antisemitisme Israel menyebut penyerahan daftar staf di wilayah tersebut berlaku untuk semua organisasi kerelawanan.

"Kementerian Urusan Diaspora dan Pemberantasan Antisemitisme akan menghentikan kegiatan Medecins Sans Frontieres (MSF) di Jalur Gaza," kata kementerian tersebut dilansir AFP, Minggu (1/2/2026).

Adapun pada Desember tahun lalu, Israel mengumumkan akan melarang 37 organisasi bantuan, termasuk MSF beroperasi di Gaza mulai 1 Maret 2026. Hal ini disebut lantaran MSF gagal menyediakan informasi rinci tentang staf Palestina mereka.

Kementerian menuduh dua karyawan MSF memiliki hubungan dengan kelompok militan Palestina Hamas dan Islamic Jihad. Anggapan itu kemudian dibantah keras oleh organisasi medis tersebut.

Pada Minggu, kementerian Israel mengatakan MSF berkomitmen pada awal Januari untuk membagikan daftar staf sesuai dengan persyaratan otoritas Israel. Kendati demikian MSF menyampaikan pihaknya tak berniat melanjutkan proses itu.

"Meskipun telah berkomitmen secara publik, organisasi itu enggan mentransfer daftar tersebut," kata Kementerian Urusan Diaspora Israel.

"Selanjutnya, MSF mengumumkan bahwa mereka tidak berniat melanjutkan proses pendaftaran sama sekali, bertentangan dengan pernyataan sebelumnya dan protokol yang mengikat," sambungnya.

Baca juga: RI Kecam Serangan Israel Saat Gencatan Senjata di Gaza: Pelanggaran Sepihak

Dikatakan jika MSF akan berhenti beroperasi di Gaza pada 28 Februari 2026. Di kesempatan berbeda, MSF melalui pernyataan yang diunggah dalam situs webnya menyebut bersedia membagikan daftar nama staf Palestina.

Namun, mereka menyebut tak mendapatkan jaminan konkret terkait keselamatan staf Palestina itu. Pihaknya ingin memastikan data yang diberikan tak membahayakan rekan kerja dan hanya digunakan untuk tujuan administratif.

MSF menyebut mereka belum menerima jaminan dalam hal ini. "Kesimpulannya bahwa kami tidak akan membagikan informasi staf dalam keadaan saat ini," imbuhnya.

Baca juga: Katanya Gencatan Senjata tapi Israel Masih Saja Serang Gaza




(dwr/dwr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Fermentasi Jus Kersen Berpotensi sebagai Antidiabetes
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Bos OJK Ungkap Kehadiran Danantara dalam Dialog di BEI Hari Ini
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Rupiah Menguat seiring Upaya BI Perkuat Cadangan Devisa Jaga Stabilitas Ekonomi
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Buron Sejak 2025, Riza Chalid Masuk Red Notice Interpol Terkait Kasus Korupsi Pertamina
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Daftar 8 Tim Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026
• 15 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.