Penulis: Sintha Puspita
TVRINews, Sulawesi Tenggara
Menyikapi meningkatnya keluhan flu dan batuk atau infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), serta maraknya isu “super flu” di masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Kendari mengimbau warga agar tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat diminta melakukan kontrol kesehatan apabila keluhan tidak membaik setelah tiga hari, guna mencegah kondisi berkembang menjadi lebih berat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kendari, Elfi, S.KM, menyampaikan bahwa sebagian besar keluhan yang saat ini ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan masih didominasi kasus ISPA.
“Gejala seperti batuk, pilek, demam, dan nyeri tenggorokan masih umum ditemukan. Namun, apabila keluhan berlangsung lebih dari tiga hari atau disertai kondisi yang memberat, masyarakat disarankan segera melakukan pemeriksaan medis,” ujar Elfi dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).
Terkait isu super flu, Elfi menegaskan masyarakat tidak perlu menyikapinya dengan kekhawatiran berlebihan. Meski demikian, upaya menjaga daya tahan tubuh dan pemantauan kondisi kesehatan tetap harus dilakukan secara rutin.
“Setiap warga yang melakukan kontrol di poli pelayanan kesehatan akan ditangani sesuai standar operasional prosedur yang berlaku. Penanganan medis disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dan diagnosis dokter, termasuk pemberian resep obat yang tepat dan sesuai kondisi pasien,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Kota Kendari menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara dini sebagai langkah pencegahan agar ISPA tidak berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan pengobatan mandiri, melainkan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, termasuk fasilitas pelayanan gratis yang disediakan pemerintah melalui puskesmas.
Editor: Redaktur TVRINews




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470820/original/045934600_1768238380-IMG_3169.jpeg)