Pemerintah Tak Kasih Subsidi, Respons Bos Motor Listrik di Luar Dugaan

cnbcindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita
Foto: Penjualan motor listrik di awal tahun cukup tersendat imbas tidak adanya subsidi Rp 7 juta dari pemerintah. Pantauan CNBC Indonesia di dua diler motor listrik wilayah Jakarta Selatan pada Senin (13/1/2024) minim pengunjung yang datang. (Dok. Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri sepeda motor listrik dipastikan tidak akan mendapatkan subsidi pada tahun ini. Pemerintah memilih memfokuskan ruang fiskal untuk prioritas lain dan lebih memilih untuk mengajukan insentif bagi kendaraan listrik roda empat.

Kondisi tersebut membuat pelaku industri kembali menghadapi skema pasar murni tanpa dukungan anggaran negara. Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) Budi Setiyadi mengatakan, keputusan tersebut sebenarnya sudah mulai terkonfirmasi dari komunikasi internal pemerintah, meski belum disampaikan secara resmi ke industri.

Baca: Menperin Umumkan Motor Listrik Tak Dapat Insentif Tahun Ini

Meski begitu, Aismoli menilai absennya subsidi bukan hal baru bagi industri motor listrik. Pengalaman tahun 2025 lalu menunjukkan pasar tetap mampu bergerak tanpa bantuan pemerintah.


Foto: Penjualan motor listrik di awal tahun cukup tersendat imbas tidak adanya subsidi Rp 7 juta dari pemerintah. Pantauan CNBC Indonesia di dua diler motor listrik wilayah Jakarta Selatan pada Senin (13/1/2024) minim pengunjung yang datang. (Dok. Istimewa)
Penjualan motor listrik di awal tahun cukup tersendat imbas tidak adanya subsidi Rp 7 juta dari pemerintah. Pantauan CNBC Indonesia di dua diler motor listrik wilayah Jakarta Selatan pada Senin (13/1/2024) minim pengunjung yang datang. (Dok. Istimewa)

"Kalau memang tidak ada insentif, ya tidak apa-apa. Tahun lalu tanpa subsidi kita masih bisa menjual sekitar 55 ribu unit," kata Budi kepada CNBC Indonesia, Senin (2/2/2026).

Baca: Menperin Kasih Bocoran Nasib Insentif Mobil Listrik Tahun Ini

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa permintaan tidak sepenuhnya bergantung pada subsidi. Meski demikian, ia mengakui bahwa angka tersebut memang lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencatat penjualan sekitar 77 ribu unit seiring adanya skema bantuan pemerintah.

"Tahun 2024 memang lebih tinggi karena ada subsidi. Tapi tanpa insentif pun industri masih bisa jalan," ujarnya.


(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Menperin: Tidak Ada Insentif Motor Listrik Tahun Ini

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Warga Lampung Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Injury Time Menegangkan! Borneo FC Sikat PSIM, Persija Terpental
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Ketum PASBATA: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Harga Emas Antam (ANTM) Awal Pekan Melonjak Rp168 Ribu, Cek Lengkapnya
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 5,31 Persen ke Level 7.887
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.