Prabowo Ungkap Elite Indonesia Kurang Jaga dan Kelola Kekayaan Alam

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar, tapi pengelolaannya belum optimal. Ia secara gamblang mengakui adanya kelemahan di kalangan pimpinan dan elite di berbagai sektor.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan Taklimat Presiden dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Senin (2/2).

"Kekayaan kita sangat-sangat banyak tapi terus terang aja bahwa unsur pimpinan di semua tingkat unsur elite, apa arti elite? Di atas ada elite akademis, para profesor, elite politik, elite tentara, polisi, para pimpinan yudikatif, kita harus akui bahwa elite Indonesia masih kurang dalam tugasnya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo mengatakan kritik tersebut bukan untuk menyalahkan, melainkan sebagai ajakan untuk berbenah bersama. Ia menggugah seluruh pemimpin agar membulatkan tekad memperbaiki diri dan lingkungan masing-masing demi kepentingan rakyat.

"Dan ini saya gugah mari kita semua sebagai pemimpin mari kita sekarang membulatkan tekad kita membenahi diri kita dan unsur kita dan lingkungan kita dan lingkaran kita mari kita bertekad untuk menyelamatkan dan menjaga kekayaan alam kita untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat kita," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan meninggalkan sekat-sekat politik maupun latar belakang kelompok. Menurutnya, perbedaan asal-usul politik tidak boleh menghambat upaya bersama menjaga kekayaan negara.

"Saya menggugah saya mengajak mari kita bersatu tidak ada urusan saudara berasal dari partai mana jangan kita terlibat dalam sekat-sekat apa itu yang timbul karena sejarah kita belajar dari sejarah," pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pulih dari Cedera, Anthony Ginting Ungkap Kondisi Fisik Jelang Kejuaraan Asia Beregu 2026
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Nilai Tukar Petani Turun 1,40 Persen Jadi 123,60 di Januari 2026
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Pengeroyokan di Jimbaran Bikin Panik Pengguna Jalan
• 11 jam lalurealita.co
thumb
Rusia Serang Bus Pekerja Tambang di Ukraina, 12 Orang Tewas dan 15 Terluka
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
• 5 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.