MADIUN (Realita) - Turnamen bulu tangkis Dabo Battlefield I resmi digelar di GOR Wilis Madiun pada 2–7 Februari 2026.
Ajang tersebut menjadi salah satu turnamen terbesar di awal tahun dengan total 462 peserta dari berbagai kategori usia, sekaligus menjadi wadah pembinaan dan kompetisi bagi atlet muda hingga dewasa.
Dari total peserta tersebut, sebanyak 330 atlet berasal dari kategori usia pembinaan, sementara 132 peserta lainnya merupakan atlet dewasa. Turnamen ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp40 juta, yang diharapkan mampu memacu semangat dan motivasi para atlet untuk tampil maksimal.
Ketua Pelaksana Dabo Battlefield I, Bagus Bayu Aji, dalam keterangannya menjelaskan bahwa pemilihan nama “Battlefield” (medan perang) memiliki makna filosofis yang kuat.
Menurutnya, nama tersebut dipilih untuk merepresentasikan semangat perjuangan, kerja keras, dan mental pantang menyerah yang ingin ditanamkan kepada setiap atlet yang bertanding.
“Pemilihan nama Battlefield bukan tanpa alasan. Kami ingin setiap atlet yang turun ke lapangan memiliki mental bertarung seperti berada di medan laga, berjuang sampai titik terakhir dan tidak mudah menyerah,” terangnya, Senin (2/2/2026)
Bagus Bayu Aji, juga menyoroti masih banyaknya talenta berbakat yang selama ini berlatih secara konsisten namun belum mendapatkan panggung yang memadai.
“Kami melihat banyak talenta luar biasa yang selama ini berlatih di ‘bawah radar’. Melalui Dabo Battlefield, kami menyediakan arena bagi mereka untuk menunjukkan hasil dari latihan keras mereka. Ini adalah tempat pembuktian,” imbuhnya.
Lebih jauh, Bagus Bayu Aji menegaskan bahwa Dabo Battlefield tidak hanya berhenti sebagai turnamen sekali jalan. Panitia menargetkan ajang ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dan berkontribusi dalam membangun ekosistem bulu tangkis yang sehat dan berkelanjutan.
“Tujuan besar kami adalah menjadikan Dabo Battlefield sebagai agenda rutin tahunan. Kami ingin turnamen ini menjadi bagian dari ekosistem pembinaan atlet, sehingga ke depan lahir pemain-pemain yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Ketua Pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut.
“Disini kami mengucapkan terima kasih kepada, PBSI Kota Madiun, berbagai pihak termasuk seluruh peserta, pelatih, wasit, sponsor, panitia, serta media patner yang telah memberikan dukungan penuh. Tanpa kolaborasi dan kerja sama semua pihak, Dabo Battlefield I tidak akan berjalan dengan sukses,” pungkasnya.
Turnamen Dabo Battlefield I diharapkan menjadi momentum penting bagi kebangkitan dan perkembangan bulu tangkis daerah, khususnya di Madiun dan sekitarnya, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi atlet masa depan. Yw
Editor : Redaksi



