JAKARTA, KOMPAS.com – Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, menjadi salah satu lokasi syuting film Korea Selatan yang dibintangi oleh Lisa BLACKPINK, Ma Dong-seok, hingga Lee Jin-uk.
Proses syuting film itu mengambil latar di Jalan Cengkeh, Taman Sari, Jakarta Barat.
Namun, beberapa spanduk yang terpampang di lokasi syuting yang dipasang di depan sejumlah ruko justru menampilkan aksara Burma Myanmar.
Terlihat beberapa spanduk berwarna merah bertuliskan "Save Myanmar" dan "We Want Democracy" dengan tulisan aksara Burma di bawahnya.
Beberapa properti syuting berupa papan penanda jalan berwarna hijau juga terlihat menggunakan aksara Burma, seolah latar tempat tersebut berada di Myanmar.
KOMPAS.com/Ridho Danu Prasetyo Lokasi syuting film Extraction Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK di kawasan Kota Tua, Jalan Cengkeh, Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (2/2/2026)
Hal ini pun menimbulkan kebingungan warga yang melintas maupun menyaksikan proses syuting tersebut.
"Pas diliat itu tulisannya Myanmar. Ada yang emang pakai bahasa Myanmar beneran juga," kata Iyan (36), warga sekitar, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.
Iyan sempat mengira tulisan tersebut adalah aksara Korea, karena film itu produksi Korea Selatan.
Namun, melihat properti syuting, ia menduga, film menceritakan latar tempat di Myanmar, meski syuting di Indonesia.
"Kirain bahasa Korea, tapi katanya bukan. Kayaknya sengaja kali nyari yang mirip (Myanmar), syutingnya di sini jadinya," ucapnya.
Padahal, Iyan merasa bangga Jakarta dipilih menjadi salah satu lokasi syuting film internasional.
"Ya senang sih, seru aja, biasanya kan kita terima beres tinggal nonton. Kampung kita jadi tempat syuting kan," kata dia.
Iyan pun menyaksikan perubahan situasi di Kota Tua, mulai dari penurunan properti-properti syuting hingga pembuatan latar tempat
"Udah dari kemarin ini, saya nontonin aja. Kayaknya sih kayak kerusuhan. Enggak tau kerusuhan apa zombie nih kalau kayak gini," ujarnya.