SENTUL, DISWAY.ID-- Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), kini bukan lagi sekadar isu domestik.
Program ini resmi naik kelas ke panggung internasional setelah mendapatkan perhatian serius dari negara-negara adidaya dan lembaga riset dunia. Bahkan, pakar dari Gedung Putih (White House) Amerika Serikat kini tengah pasang mata untuk mempelajari skema program tersebut.
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa para ahli dari kantor kepresidenan Amerika Serikat telah memantau implementasi MBG dalam beberapa bulan terakhir.
BACA JUGA:Neraca Perdagangan RI Kembali Surplus USD 2,51 Miliar, Non-Migas Jadi Penopang Utama
Hal ini menunjukkan bahwa strategi Indonesia dalam membangun sumber daya manusia mulai dilirik sebagai referensi global.
"Saya baru sehari lalu mendapat laporan, pakar dari White House sedang mempelajari MBG kita sendiri. Mereka sudah memantau ini sejak tiga-empat bulan lalu," ujar Prabowo saat memberikan sambutan di Sentul, Senin (2/2).
Tak hanya dari Washington, pujian juga datang dari Rockefeller Institute. Lembaga bergengsi tersebut menyebut langkah Pemerintah Indonesia sebagai sebuah terobosan cerdas dalam pengelolaan anggaran negara.
"Rombongan dari Rockefeller Institute datang ke saya dan menyebut bahwa Makan Bergizi Gratis adalah investasi terbaik yang bisa dilakukan oleh suatu negara," kata Prabowo dengan nada optimis.
Prabowo memaparkan hitung-hitungan matematis terkait dampak ekonomi dari program ini.
BACA JUGA:Prabowo Dorong Swasembada Energi Lewat Kelapa Sawit, Disebut 'Miracle Commodity'
Menurutnya, setiap satu rupiah yang digelontorkan untuk MBG akan menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) hingga lima kali lipat dalam jangka pendek.
Dalam jangka panjang, nilai investasinya diklaim mampu melonjak hingga 30 kali lipat.
Selain soal kesehatan dan kecerdasan anak bangsa, MBG terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi baru. Prabowo dengan tegas membuktikan bahwa program ini bukan sekadar bantuan konsumtif, melainkan pencipta lapangan kerja massal.
"Saya buktikan kepada saudara-saudara, sebagai Presiden RI, saya telah menghasilkan 1 juta lapangan kerja hanya dari program Makan Bergizi Gratis ini," imbuh Prabowo.
Penyerapan tenaga kerja tersebut tersebar di berbagai sektor, mulai dari penyedia bahan pangan lokal, tenaga masak di satuan pelayanan, hingga rantai distribusi logistik.
- 1
- 2
- »




