Pantau - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 menjadi yang pertama kali melibatkan wakil kepala daerah atas perintah langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Pelibatan wakil kepala daerah dalam Rakornas 2026 dilakukan karena sebelumnya forum tersebut hanya diikuti oleh kepala daerah.
Kehadiran wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota dalam Rakornas merupakan kebijakan baru dari Presiden Republik Indonesia.
Kebijakan tersebut bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Pelibatan wakil kepala daerah juga dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan di tingkat daerah.
Tito Karnavian menyampaikan bahwa ini pertama kalinya wakil kepala daerah hadir dalam Rakornas sesuai arahan Presiden dan sebelumnya kegiatan tersebut hanya diikuti oleh kepala daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito Karnavian saat memberikan sambutan pada pembukaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
Pembukaan Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 dilaksanakan di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pelibatan wakil kepala daerah dinilai penting agar pemahaman terhadap arah kebijakan nasional tidak hanya berhenti pada kepala daerah.
Pemahaman kebijakan nasional diharapkan dapat menjangkau seluruh jajaran pimpinan daerah secara utuh.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.
Rakornas 2026 menjadi forum strategis untuk menyamakan langkah kebijakan lintas level pemerintahan.
Tito menjelaskan bahwa Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 dilaksanakan pada tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2025 sampai 2029.
Kondisi tersebut menuntut adanya keselarasan gerak antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Kesamaan langkah antara pusat dan daerah dinilai menjadi kunci agar capaian pembangunan yang telah diraih dapat dioptimalkan pada tahun berjalan.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 dihadiri oleh 4.011 peserta dari unsur pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Peserta Rakornas berasal dari kementerian dan lembaga pemerintah pusat.
Pemerintah provinsi turut menjadi peserta Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
Pemerintah kabupaten dan kota juga ambil bagian dalam Rakornas tersebut.
Selain kepala dan wakil kepala daerah, Rakornas diikuti oleh pimpinan DPRD.
Pejabat tinggi kementerian dan lembaga turut hadir dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
Unsur Tentara Nasional Indonesia juga menghadiri kegiatan tersebut.
Unsur Kepolisian Republik Indonesia menjadi bagian dari peserta Rakornas.
Kejaksaan serta lembaga penegak hukum lainnya ikut serta dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
Tito menegaskan bahwa melalui Rakornas ini pemerintah pusat memastikan seluruh jajaran pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden.
Pemerintah daerah juga diharapkan mampu mengawal pelaksanaan program prioritas Presiden secara terpadu.
Dukungan dan pengawalan terhadap program prioritas Presiden diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Tito menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah harus bergerak bersama.
Jajaran pemerintah pusat dan daerah tidak hanya dituntut bergerak, tetapi melompat untuk memajukan Indonesia.
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kegiatan Rakornas dilanjutkan dengan pemaparan program strategis lintas sektor.
Pemaparan program strategis tersebut disampaikan oleh para menteri dan pimpinan lembaga terkait.




