Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberi tanggapan terkait kontroversi atlet angkat besi Nurul Akmal yang diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Publik menyoroti unggahan atlet angkat besi Olimpiade (Olympian) Nurul Akmal yang mengenakan seragam Korpri saat dirinya menjadi PPPK Paruh Waktu.
Status Nurul menjadi perbincangan publik lantaran keterangan bahwa dia bersyukur meski hanya berstatus PPPK Paruh Waktu alih-alih Aparatur Sipil Negara (ASN).
Unggahan di akun Instagram @nurulakmal_12 itu juga ditambahi dengan emoticon sedih.
Sekretaris Jenderal Kemenpora (Sesmenpora) Gunawan Suswantoro menanggapi polemik terkait status kepegawaian PPPK.
"Kami sedang komunikasikan dengan KemenPAN-RB (Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), karena formasinya masih digodok di sana (KemenPAN-RB)," ucap Gunawan Suswantoro, Senin (2/2/2026).
Baca Juga
- Indonesia Juara Umum Thailand Masters 2026, PBSI Banggakan Regenerasi
- Jadwal Final Thailand Masters 2026: Indonesia Mendominasi dan Kunci 2 Gelar
- Perjuangan Elena Rybakina Jadi Juara Tunggal Putri Australian Open 2026 Usai 3 Kali Gagal
Suswantoro mengaku telah melihat unggahan Nurul Akmal di media sosial. Dia mengatakan wewenang untuk menentukan status kepegawaian menjadi ranah KemenPAN-RB.
Dia juga meminta awak media agar menanyakan perihal status Nurul tersebut ke kementerian terkait.
"Coba tanya di sana [KemenPAN-RB], barangkali ada prioritas di sana. Mekanismenya dari sana dulu," ucap dia
Nurul Akmal merupakan salah satu atlet angkat besi (lifter) putri andalan Indonesia.
Lifter asal Aceh itu menorehkan prestasi internasional pertama saat meraih medali perak kelas +90 kg di Islamic Solidarity Games 2017 di Baku, Azerbaijan.
Nurul juga meraih medali perak Asian Championships dan beberapa edisi Sea Games.
Dia juga meraih medali perunggu kelas +87 kg dalam ajang Qatar Cup ke-6 di Doha pada 2019.
Di level nasional, Nurul mengoleksi 2 medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) kala PON Papua 2021 dengan total angkatan 258 kg (rekor baru) dan PON Aceh-Sumatera Utara 2024 – PON XXI Aceh saat dia memecahkan rekor nasional di kelas +87 kg.
Puncak pencapaian Nurul adalah tampil dalam 2 edisi Olimpiade yaitu Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir dengan berada dalam peringkat lima besar, serta tampil di Olimpiade Paris 2024.
Banyak pihak yang menilai sederet prestasi yang ditorehkan oleh Nurul Akmal layak diganjar dengan status yang lebih tinggi daripada PPPK Paruh Waktu.




