Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan fitur contactless yang diterapkan pada produk kartu pembiayaan atau Hasanah Card yang bekerja sama dengan Mastercard, guna memudahkan nasabah dalam bertransaksi.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa jumlah pengguna BSI Hasanah Card terus mengalami peningkatan.
Jumlah kartu pembiayaan ini mencapai lebih dari 400.000 kartu beredar pada 2025, dengan volume transaksi tumbuh sebesar 10 persen atau sekitar Rp2 triliun. Dengan hadirnya fitur contactless, BSI menargetkan perolehan 100.000 nasabah baru.
Fitur terbaru BSI Hasanah Card memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran yang cepat dan praktis. Pengguna hanya menempelkan kartu pada mesin EDC tanpa perlu memasukkan PIN dan transaksi dapat diselesaikan dalam hitungan detik
Baca juga: Hingga Desember 2025, BSI catat penjualan emas tembus 2,18 ton
Berbeda dengan versi sebelumnya, fitur contactless pada BSI Hasanah Card kini dilengkapi dengan sistem keamanan tambahan berupa batas maksimal transaksi hingga Rp1 juta per transaksi, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan aman tanpa perlu memasukkan PIN.
Menurut perseroan, peluncuran fitur terbaru mencerminkan komitmen BSI dalam menghadirkan layanan kartu pembiayaan syariah yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, aman, mudah, serta sesuai dengan gaya hidup konsumen modern.
Dengan dukungan jaringan global Mastercard, BSI Hasanah Card memberikan akses transaksi yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Hal ini memungkinkan nasabah bertransaksi dengan aman dan nyaman di jutaan merchant yang tergabung dalam jaringan Mastercard di seluruh dunia.
“Sebagai bank syariah terbesar, kami berupaya memfasilitasi gaya hidup halal yang tetap sesuai prinsip syariah melalui BSI Hasanah Card. Layanan pembiayaan ini dapat digunakan untuk kebutuhan hobi, usaha, maupun kebutuhan darurat lainnya sesuai dengan prinsip syariah,” kata Kemas.
Country Manager Indonesia & Timor-Leste, Mastercard, Aileen Goh menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat bermitra dengan BSI dalam peluncuran BSI Hasanah Card Contactless.
Baca juga: BSI raih peringkat 1 rating ESG Global Islamic Banking
Kolaborasi ini, ujar Aileen, menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk mendukung kesiapan masa depan Indonesia dengan menghadirkan standar pembayaran yang aman dan terbaik di kelasnya bagi ekosistem keuangan syariah.
“Melalui pengalaman transaksi yang cepat dan nyaman untuk mendukung gaya hidup digital konsumen, kami turut mendukung agenda pemerintah dalam pengembangan ekonomi digital, sehingga masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam ekonomi syariah modern dengan penuh percaya diri,” kata Aileen.
Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa jumlah pengguna BSI Hasanah Card terus mengalami peningkatan.
Jumlah kartu pembiayaan ini mencapai lebih dari 400.000 kartu beredar pada 2025, dengan volume transaksi tumbuh sebesar 10 persen atau sekitar Rp2 triliun. Dengan hadirnya fitur contactless, BSI menargetkan perolehan 100.000 nasabah baru.
Fitur terbaru BSI Hasanah Card memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran yang cepat dan praktis. Pengguna hanya menempelkan kartu pada mesin EDC tanpa perlu memasukkan PIN dan transaksi dapat diselesaikan dalam hitungan detik
Baca juga: Hingga Desember 2025, BSI catat penjualan emas tembus 2,18 ton
Berbeda dengan versi sebelumnya, fitur contactless pada BSI Hasanah Card kini dilengkapi dengan sistem keamanan tambahan berupa batas maksimal transaksi hingga Rp1 juta per transaksi, sehingga nasabah dapat bertransaksi dengan aman tanpa perlu memasukkan PIN.
Menurut perseroan, peluncuran fitur terbaru mencerminkan komitmen BSI dalam menghadirkan layanan kartu pembiayaan syariah yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, aman, mudah, serta sesuai dengan gaya hidup konsumen modern.
Dengan dukungan jaringan global Mastercard, BSI Hasanah Card memberikan akses transaksi yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri.
Hal ini memungkinkan nasabah bertransaksi dengan aman dan nyaman di jutaan merchant yang tergabung dalam jaringan Mastercard di seluruh dunia.
“Sebagai bank syariah terbesar, kami berupaya memfasilitasi gaya hidup halal yang tetap sesuai prinsip syariah melalui BSI Hasanah Card. Layanan pembiayaan ini dapat digunakan untuk kebutuhan hobi, usaha, maupun kebutuhan darurat lainnya sesuai dengan prinsip syariah,” kata Kemas.
Country Manager Indonesia & Timor-Leste, Mastercard, Aileen Goh menyampaikan bahwa pihaknya bangga dapat bermitra dengan BSI dalam peluncuran BSI Hasanah Card Contactless.
Baca juga: BSI raih peringkat 1 rating ESG Global Islamic Banking
Kolaborasi ini, ujar Aileen, menunjukkan komitmen kedua belah pihak untuk mendukung kesiapan masa depan Indonesia dengan menghadirkan standar pembayaran yang aman dan terbaik di kelasnya bagi ekosistem keuangan syariah.
“Melalui pengalaman transaksi yang cepat dan nyaman untuk mendukung gaya hidup digital konsumen, kami turut mendukung agenda pemerintah dalam pengembangan ekonomi digital, sehingga masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam ekonomi syariah modern dengan penuh percaya diri,” kata Aileen.



