Ibunda Keisya Levronka, Levi Leonita Davies, mengungkapkan kronologi putranya, Lexi Valleno Havlenda, yang jatuh saat menjalani kegiatan di kampusnya. Lewat akun Instagram pribadinya, Levi mengungkapkan bahwa anaknya tergabung dalam organisasi Mahasiswa Hukum Pecinta Alam.
Pada April 2023 lalu, Lexi mengikuti kegiatan latihan caving. Kegiatan tersebut dilakukan di gedung kampus. Dalam kegiatan tersebut, putranya terjatuh dari lantai 6 gedung kampus karena pengaitnya terlepas.
"Dan langsung dilarikan ke RS terdekat yang masih satu yayasan dengan kampus. Shock setelah dengar cerita bahwa ternyata untuk penanganan pertamanya saja sudah salah. Bayangkan anak saya yang jatuh dari Iantai 6 gedung kampus dibopong lalu didudukkan di kursi roda dan didorong ke kendaraan (taxi online) dan ditidurkan lagi di taxi online," ujar Levi.
Levi mengaku heran dan mempertanyakan kesalahan prosedur penanganan terhadap putranya kala itu. Levi merasa jika prosedur penanganan dilakukan dengan semestinya, cedera yang dialami sang putra tidak akan sefatal saat ini.
"Pertanyaannya tadi kenapa tidak panggil ambulance sedangkan panggil taxi online pun sama-sama butuh waktu untuk menunggu. Dan kenapa anak saya diangkat dan didudukkan, yang mungkin jika itu tidak dilakukan cederanya tidak fatal seperti ini," tutur Levi.
Lantaran kejadian tersebut, Lexi kini harus menjalani pemeriksaan medis dari beberapa spesialis. Selain itu, Lexi juga harus menjalani terapi syaraf dan berobat jalan.
Sampai saat ini, Levi menekankan belum ada pihak yang bertanggung jawab atas kejadian itu. Pihak kampus dan organisasi, lanjut Levi, justru malah saling lempar tanggung jawab.
"Sementara dari pihak kampus or organisasi tak ada kejelasan. Dan 2 kali pertemuan dengan pihak kampus pun tak ada hasil. Berkali-kali saya coba hubungi pihak-pihak terkait tapi sampai hari ini tak ada respons," ucap Levi.
Lebih lanjut, Levi mengaku bingung ke mana ia harus menuntut pertanggungjawaban atas kejadian tersebut. "Apakah salah kalau saya meminta pertanggungjawaban kepada pihak kampus dan organisasinya?," kata Levi.
Lewat postingan itu, Levi berharap bisa segera mendapat respons dari pihak kampus mau pun organisasi. Sebab selama ini, ia mengaku kesulitan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Sementara itu, hingga saat ini pihak kampus belum memberikan keterangan.




