Kisah Pilu Nenek Saudah Dipukuli hingga Dilempar Batu karena Tolak Aktivitas Tambang di Tanahnya

okezone.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA- Seorang nenek bernama Saudah (68) menjadi korban penganiayaan hingga dilempar batu di Pasaman, Sumatera Barat. Nenek Saudah dianiaya karena menolak aktivitas penambangan yang dilakukan di lahan miliknya.

Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Wawan Fahrudin mengungkap kronologi penganiayaan yang menimpa Nenek Saudah dalam rapat bersama Komisi XIII DPR RI, Senin (2/2/2026).

Wawan mengungkap ada dua kronologi dari peristiwa itu. Pertama versi korban. Dari versinya, peristiwa terjadi pada 1 Januari lalu.

Baca Juga :
Sidang Kerusuhan Demo Agustus, Bripda Ramadhan Ngaku Dipukuli Massa

Saat itu, nenek Saudah mendatangi Sungai Batang Sibinail di Nagari Lubuk Aro, Pasaman untuk menegur penambang yang beroperasi di lahan miliknya.

"Meski sempat berhenti, penambang kembali bekerja selepas magrib, sehingga pemohon mendatangi lokasi sambil membawa senter," kata Wawan.

Di tengah jalan, nenek Saudah dilempari batu dan dikeroyok oleh empat orang. Nenek Saudah mengenali dua orang pengeroyok. Akibat pengeroyokan itu, nenek Saudah kemudian pingsan.

Baca Juga :
Kakek Pedagang Es Kue Jadul Ngaku Dipukuli Polisi, Ini Penjelasan Kapolsek Kemayoran

"Pukul 03.00 dini hari pemohon sadar dan berusaha pulang dengan kondisi luka yang cukup parah. Kemudian pemohon kembali pingsan di depan rumahnya sebelum akhirnya ditemukan keluarga dalam keadaan babak belur. Ini versi dari korban," ujarnya.

Sementara versi aparat penegak hukum, peristiwa bermula saat tersangka berinisial IS diberitahu oleh operator bahwa nenek Saudah datang ke lahan yang ditambang. IS kemudian mendatangi nenek Saudah dan melemparinya dengan batu.

 

Baca Juga :
Kerugian Kerusuhan di Kalibata Imbas 2 Matel Tewas Dipukuli Polisi Capai Rp1,2 Miliar


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pengganti Jerome Powel Diumumkan, Investor Serbu Lagi Dolar AS
• 15 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Polri Sebar Red Notice Riza Chalid ke 196 Negara Anggota Interpol
• 21 jam laludetik.com
thumb
Ganti Pengendali, LAPD Akuisisi Perusahaan Kontraktor Tambang
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Kompany sudah prediksi Bayern akan kesulitan hadapi Hamburg
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Ungkap Alarm Dunia: Hampir Semua Kepala Negara Takut Perang Dunia Ketiga
• 2 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.