"Kendala teknis" hambat masuknya Komite Administratif Gaza via Rafah

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Gaza (ANTARA) - Komite administratif Gaza yang baru dibentuk mengalami "kendala teknis" yang menghambat anggotanya untuk memasuki wilayah itu melalui perlintasan Rafah pada Senin (2/2), ungkap seorang anggota komite tersebut, Minggu (1/2).

Aed Yaghi, anggota Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza), mengatakan kepada Xinhua bahwa anggota komite itu masih berada di Kairo, Mesir, akibat "kendala dan hambatan teknis" yang tidak diuraikan secara spesifik.

Dia berharap badan beranggotakan 15 orang itu dapat memasuki Gaza dalam beberapa hari mendatang.

Anggota komite lainnya, yang berbicara dengan syarat anonimitas, menuturkan kelompok itu masih belum memiliki kantor pusat dan anggaran operasional. Dia menambahkan belum ada dukungan keuangan yang diterima hingga saat ini, meski komite tersebut berharap dapat segera menyewa sebuah fasilitas di Gaza City.

Setibanya di Gaza, para anggota komite itu berencana menggelar pertemuan dengan faksi-faksi dan badan-badan pemerintah Palestina untuk mengoordinasikan proses serah terima kementerian dan kantor.

Dalam perkembangan terpisah, sumber-sumber keamanan Palestina mengatakan sebanyak 50 pasien diperkirakan akan kembali ke Gaza via Rafah pada Senin yang sama, serta menambahkan bahwa prosedur bagi warga yang ingin meninggalkan Gaza masih belum jelas.

Perlintasan Rafah dibuka kembali sebagian pada Minggu sebagai uji coba setelah ditutup selama lebih dari 18 bulan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Denada Disebut Pura-pura Sakit dalam Video Lawas 2001 di RS, Padahal Melahirkan Ressa Rizky?
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Akan Buka Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
HP 5G Terjangkau Terbaik 2026 dengan Kamera 108 MP dan AMOLED
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Reaksi Bahar bin Smith Usai Jadi Tersangka Penganiayaan Anggota Banser
• 9 jam laludetik.com
thumb
Abraham: Presiden Prabowo Katakan secara Eksplisit Tidak Mustahil Polri di Bawah Kementerian
• 11 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.