GenPI.co - Sebanyak 5 siswa SMAN 2 Kudus masih menjalani rawat inap akibat dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Dinkes Kabupaten Kudus Nuryanto mengatakan mayoritas siswa SMA Negeri (SMAN) 2 Kudus yang sempat menjalani rawat inap sudah sembuh dan diperbolehkan pulang.
"Hingga Minggu (1/2) sore jumlah pasien yang masih menjalani perawatan ada 5 anak. Sedangkan lainnya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Hari ini dimungkinkan juga ada perubahan data," kata dia, Senin (2/2).
Nuryanto menjelaskan para siswa ini dirawat di beberapa rumah sakit, yakni 2 pasien di RSUD Loekmono Hadi Kudus, 1 pasien di RS Mardi Rahayu, 1 pasien di RS Islam Sunan Kudus, serta 1 pasien di RS Sarkies Aisyiyah.
Sebelumnya, 131 siswa SMAN 2 Kudus yang mengalami dugaan keracunan MBG harus mendapatkan penanganan medis.
Dari jumlah tersebut, sebagian harus dirujuk dan menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit.
Direktur RS Islam Sunan Kudus Ahmad Syaifuddin mengakui masih terdapat 1 pasien yang menjalani perawatan di rumah sakitnya.
"Awalnya ada 7 pasien dari SMAN 2 Kudus yang dirawat inap di RSI Sunan Kudus, sekarang tersisa 1 pasien,” terang dia.
Direktur Utama Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kudus Pujianto melalui Bagian Humas Dewi menyebut dari 3 pasien dugaan keracunan 2 orang sudah membaik.
Sedangkan hanya ada 1 pasien yang masih dirawat.
Selanjutnya di RSUD Loekmono Hadi Kudus jumlah yang masih dirawat tersisa 1 siswa, dari sebelumnya 18 siswa.(ant)
Simak video berikut ini:



