EtIndonesia. Mantan Duta Besar Inggris untuk AS, Peter Mandelson, telah mengundurkan diri dari Partai Buruh untuk menghindari masalah tambahan bagi partai tersebut di tengah pengungkapan baru dalam kasus Jeffrey Epstein, lapor Bloomberg.
Mandelson yang berusia 72 tahun diduga menerima pembayaran sebesar 103.000 dolar yang diduga dikirim kepadanya dan pasangannya oleh terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein pada tahun 2003. Mantan duta besar itu juga dituduh mencoba memblokir pajak bonus bankir pada tahun 2009 atas permintaan Epstein.
Dokumen-dokumen baru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS dilaporkan mencakup foto-foto dan korespondensi yang memalukan antara Mandelson dan Epstein, yang memicu skandal lain.
Media tersebut mengingatkan bahwa pada September 2025, Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer mencopot Mandelson dari jabatannya sebagai duta besar untuk AS setelah investigasi Bloomberg tentang hubungan dekatnya dengan Epstein. Starmer menyimpulkan bahwa Mandelson tidak sepenuhnya jujur selama proses pemeriksaan sebelum pengangkatannya.
Mandelson mengatakan dia telah menulis surat kepada sekretaris jenderal partai, Holly Ridley, untuk memberitahunya bahwa dia meninggalkan Partai Buruh guna menghindari rasa malu lebih lanjut.
Sebagai pengingat, Departemen Kehakiman AS telah merilis sejumlah dokumen baru terkait kasus Epstein, yang memicu gelombang skandal karena tokoh-tokoh politik terkemuka disebutkan dalam berkas tersebut.
Seperti yang dilaporkan, pada 10 Desember tahun lalu, pengadilan AS memutuskan bahwa materi dari penyelidikan Jeffrey Epstein dapat dipublikasikan.
Beberapa hari kemudian, Departemen Kehakiman mulai merilis sejumlah besar berkas baru, termasuk foto-foto yang menunjukkan Epstein bersama Michael Jackson, Bill Clinton, dan lainnya. Materi ini diharapkan dapat mengungkap koneksi Epstein di bidang politik, keuangan, dan media.





