Grid.ID - Inilah tips masak ikan bandeng untuk Imlek agar dagingnya tetap utuh. Metode dan bumbu mempengaruhi tekstur daging ikan.
Perayaan Tahun Baru Imlek memang selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga besar. Suasana hangat reuni keluarga tentu tak akan sempurna tanpa kehadiran deretan kuliner lezat di meja makan.
Sajian kuliner pun menjadi jantung dari festival musim semi ini. Salah satu primadona yang pantang absen saat Imlek, khususnya bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia, adalah olahan ikan bandeng.
Menu yang paling populer biasanya adalah Pindang Bandeng yang kaya rempah. Namun, mengolah ikan naga ini gampang-gampang susah, loh. Karakter dagingnya yang lembut membuat ikan ini rawan hancur saat dimasak, belum lagi durinya yang terkenal banyak.
Nah, jangan khawatir, ternyata ada trik jitu agar bandeng tetap utuh dan cantik saat disajikan. Akan tetapi, sebelum masuk ke dapur, kamu perlu tahu kenapa ikan ini sangat disarankan untuk dikonsumsi meski durinya cenderung banyak.
Ikan bandeng yang menjadi komoditas budidaya populer di Tanah Air ini ternyata menyimpan segudang gizi.
Mengutip catatan Data Komposisi Pangan Indonesia, dalam 100 gram daging ikan bandeng segar tersimpan sekitar 20 gram protein. Angka yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan harian.
Tak hanya itu, dalam takaran porsi yang sama, bandeng menyumbang setidaknya 123 kalori dan 4,8 gram lemak. Kandungan mineralnya pun tak main-main. Ikan ini dilengkapi dengan kalsium senilai 20 miligram, fosfor 150 miligram, besi 2 miligram, natrium 67 miligram, serta kalium sebanyak 271,1 miligram.
Namun, kewaspadaan ekstra memang diperlukan saat menyantapnya karena duri halusnya tersebar di sela-sela daging. Melansir dari laman Sajian Sedap, berikut adalah tiga jurus ampuh yang bisa Sobat Grid terapkan agar hasil masakan cantik:
1. Ragi Tape
Ini dia rahasia yang jarang orang tahu. Agar bumbu pindang meresap sempurna, biasanya kita butuh waktu masak yang panjang, bahkan mengubah durasi dari 30 menit menjadi 1 jam.
Risikonya, tekstur ikan bisa bubar jalan. Solusinya? Tambahkan sedikit ragi tape ke dalam air rebusan bumbu.
Ragi berfungsi menjaga struktur daging ikan tetap padat dan tidak mudah terurai meskipun melewati proses perebusan yang lama. Selain itu, penggunaan ragi atau teknik presto juga bisa membantu melunakkan duri-duri halusnya.
2. Gunakan Api Kecil
Kesabaran adalah kunci. Pastikan Sobat Grid menggunakan api kecil (simmering) selama proses memasak. Api yang besar bergejolak akan membuat daging ikan terguncang dan patah. Sebaliknya, api kecil akan membiarkan pori-pori daging terbuka perlahan sehingga bumbu bisa merasuk hingga ke bagian terdalam tanpa merusak tekstur luarnya.
3. Jangan Sering Diaduk!
Ini kesalahan yang paling sering dilakukan. Karena takut gosong atau ingin bumbu rata, tangan jadi gatal untuk terus mengaduk kuah.
Padahal, bumbu pindang memiliki sifat cair yang akan meresap dengan sendirinya secara alami (osmosis). Mengaduk terlalu sering, apalagi jika spatula menyenggol tubuh ikan, justru menjadi penyebab utama daging bandeng hancur lebur. Cukup diamkan saja di atas api kecil, biarkan bumbu bekerja, dan pindang bandeng lezat siap dinikmati bersama keluarga tercinta.(*)
Artikel Asli



