FAJAR, BANDUNG — Teka-teki masa depan Mauro Zijlstra kian menemukan arah. Bukan ke Persib Bandung, penyerang muda Timnas Indonesia itu justru hampir pasti merapat ke Persija Jakarta. Alasannya kian jelas: namanya tak masuk dalam skema pelatih Persib, Bojan Hodak.
Rumor kepindahan Mauro Zijlstra memanas pada Minggu (1/2) malam waktu setempat. Media sosial X asal Belanda, @TransfersNNL, yang dikenal rutin memantau lalu lintas transfer Eredivisie, melaporkan bahwa Zijlstra segera meninggalkan FC Volendam.
“Ada kemungkinan besar Mauro Zijlstra akan meninggalkan FC Volendam dalam beberapa jam ke depan,” tulis akun tersebut.
Tak lama berselang, akun itu menambahkan bahwa striker berusia 21 tahun tersebut hampir menyelesaikan transfer ke Persija Jakarta, salah satu klub papan atas Indonesia.
Media Belanda Perkuat Isu Persija
Kabar tersebut kemudian diperkuat laporan Voetbal Primeur melalui jurnalis Dennie van Laar. Media itu menyebut transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta tinggal menunggu penyelesaian akhir, termasuk tes medis.
“Mauro Zijlstra (21) kemungkinan besar akan melanjutkan kariernya di Indonesia. Striker tersebut hampir menandatangani kontrak dengan Persija Jakarta,” tulis Voetbal Primeur.
Jika tes medis berjalan lancar, Zijlstra disebut akan menandatangani kontrak berdurasi dua setengah tahun bersama Macan Kemayoran.
Kenapa Bukan Persib?
Nama Mauro Zijlstra sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan Persib Bandung. Namun menurut sumber di lingkaran transfer, Bojan Hodak tidak memasukkan Mauro dalam kebutuhan taktik tim.
Persib saat ini dinilai sudah cukup di lini depan, dengan karakter striker yang diinginkan Hodak berbeda dari profil Zijlstra. Situasi tersebut membuat opsi ke Persib meredup, meski secara popularitas dan basis suporter sangat besar.
Sebaliknya, Persija Jakarta menawarkan proyek olahraga yang lebih konkret: menit bermain, peran utama di lini serang, dan peluang bersaing di papan atas Super League.
Masih Terikat Kontrak, Persija Harus Tebus
Secara status, Mauro Zijlstra masih terikat kontrak profesional bersama FC Volendam hingga 2027. Artinya, Persija Jakarta harus menebus biaya transfer, meski hingga kini belum ada angka resmi yang terungkap.
Dalam laporannya, Voetbal Primeur menyebut keputusan Zijlstra meninggalkan Belanda merupakan pilihan sadar sang pemain.
“Zijlstra secara sadar memilih petualangan baru di luar Belanda dan tertarik bermain di negara asal leluhurnya,” tulis media tersebut.
Persija sendiri tengah berada di peringkat tiga klasemen dan memiliki peluang realistis dalam perburuan gelar, faktor yang turut memperkuat daya tarik klub ibu kota itu.
Perjalanan Karier Mauro Zijlstra
Mauro Zijlstra dikenal sebagai striker muda potensial. Namanya mencuat saat memperkuat NEC Nijmegen U-21, dengan catatan 12 gol dari 26 pertandingan. Statistik itu membuat FC Volendam merekrutnya pada Juli 2024.
Di level usia muda Volendam, Zijlstra tampil impresif:
21 laga, 17 gol, dan 7 assist—angka yang mengantarkannya ke kontrak profesional pada Mei 2025.
Namun, hingga pekan ke-21 Eredivisie musim ini, Zijlstra belum juga menjalani debut resmi di tim utama. Ia baru enam kali masuk daftar susunan pemain dan lebih sering menghuni bangku cadangan.
Tambahan Amunisi Diaspora Persija
Jika transfer ini resmi, Mauro Zijlstra akan menjadi pemain diaspora Timnas Indonesia ketiga di Persija Jakarta, menyusul Shayne Pattynama dan Jordi Amat.
Ia juga menambah daftar pemain diaspora yang meramaikan Super League 2025/2026, bersama Rafael Struick (Dewa United), Jens Raven (Bali United), serta Eliano Reijnders, Thom Haye, dan Dion Markx (Persib Bandung).
Kini, semuanya tinggal menunggu waktu.
Jika tak ada aral dalam tes medis, Mauro Zijlstra akan berseragam oranye Persija—bukan biru Persib.




