Sebanyak 14 orang dinyatakan meninggal dunia akibat badai musim dingin yang melanda Kota New York selama seminggu terakhir.
Kabar ini dikonfirmasi oleh Zohran Mamdani Wali Kota New York pada Minggu (1/2/2026) waktu setempat.
Melansir dari Antara, temuan awal mengungkapkan bahwa hipotermia menjadi penyebab kematian delapan orang, menurut laporan media setempat.
Badai musim dingin yang dahsyat membawa salju dalam jumlah yang mencapai rekor pada 25 Januari, membuat jalanan dan trotoar menjadi licin.
Sejauh ini, 67 juta pon (1 pon = 0,4 kg) salju telah mencair, dan 188 juta pon garam telah digunakan untuk membersihkan salju, kata Mamdani.
Langkah-langkah baru juga diadopsi untuk membantu para tunawisma dalam menghadapi suhu yang sangat dingin.
Unit-unit penampungan baru dengan satu kamar akan dibuka bagi para tunawisma, sementara tempat penampungan berpenghangat juga tetap terbuka bagi siapa saja di lima wilayah New York City.
Tersedia pula 20 bus berpenghangat yang diparkir di seluruh kota. (ant/ily/saf/ipg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467303/original/064555300_1767869802-fl.jpg)

