JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden Prabowo Subianto mengaku mendapatkan cerita dari para turis mengenai kotornya pantai di Bali.
Ia menyebut kondisi pantai di Bali pada Desember 2025 dipenuhi sampah, sehingga dikhawatirkan mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung.
BACA JUGA:6 Korban Belum Ditemukan, Tim SAR Gabungan Evakuasi 74 Kantong Jenazah di Lokasi Longsor Pasirlangu
BACA JUGA:Fakta 'Mengerikan' Kebocoran Gas Asam Nitrat di PT Vopak Indonesia: Anak dan Lansia Hati-hati!
"Maaf ya gubernur bupati dari Bali ini real lho Bali Desember 2025, Dia mau dateng dia mau kebali. Pantai bali kotor. Saya di korea ketemu tokoh2 di korea menteri2 jenderal2 kadang2 dia gapake basa basi. Dia bilang i just came from Bali so dirty now, Bali no nice," kata Prabowo dalam rapat koordinasi, di Sentul, Senin, 2 Februari 2026.
"Saya anggap itu koreksi. Ini kalau gasalah. Apakah turis mau datang ngeliat sampah? Indo indah?," tanya dia.
Lebih lanjut, Prabowo mengusulkan agar melakukan pembersihan lingkungan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pelajar, aparat TNI-Polri, serta pegawai pemerintah.
BACA JUGA:Livery Baru LCR Honda di MotoGP 2026, Diogo Moreira Ikuti HRC, Johann Zarco Konsisten dengan Castrol
BACA JUGA:Ayah Kandung Ressa Belum Diungkap Denada, Sosok Pria yang Menghamili 24 Tahun Silam
“Kenapa tidak hari Jumat atau Sabtu semua anak sekolah kita ajak ke pantai, kita bersihkan ramai-ramai. Kalau bupati dan gubernur tidak bisa, saya perintah Dandim, saya perintahkan kepolisian,” tegasnya.
Prabowo juga menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan kantor masing-masing. Ia meminta para menteri dan pimpinan lembaga memimpin langsung kegiatan pembersihan lingkungan.
“Saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kantor BUMN. Semua menteri dan K/L minimal setengah jam membersihkan lingkungan, kalau perlu menterinya yang memimpin,” tukasnya.



