NASA Tunda Peluncuran Misi Astronaut Keliling Bulan Gegara Cuaca Dingin Ekstrem

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

NASA menunda peluncuran misi berawak ke Bulan karena suhu hampir membeku di lokasi peluncuran di Kennedy Space Center, Florida, AS. Kondisi cuaca dingin ekstrem memaksa badan antariksa AS itu menggeser jadwal penerbangan perdana Artemis berawak.

Misi Artemis yang membawa empat astronaut mengelilingi Bulan kini ditargetkan paling cepat 8 Februari, mundur dua hari dari rencana awal.

NASA sebelumnya menjadwalkan uji pengisian bahan bakar roket setinggi 98 meter pada Sabtu (31/1) waktu setempat. Namun, pada Kamis (29/1) malam, badan antariksa itu membatalkan seluruh persiapan setelah prakiraan menunjukkan suhu ekstrem.

Latihan gladi bersih yang krusial kini dijadwalkan pada Senin (2/1), jika kondisi cuaca memungkinkan. Perubahan ini membuat NASA hanya memiliki tiga hari pada Februari untuk mengirim empat astronaut mengelilingi Bulan dan kembali ke Bumi, sebelum jadwal bergeser ke Maret 2026.

NASA memastikan pemanas menjaga kapsul Orion tetap hangat di puncak roket. Tim teknis juga menyesuaikan sistem pembuangan roket agar dapat beroperasi dalam suhu dingin. Langkah ini diambil untuk melindungi sistem kritis selama proses peluncuran.

Komandan misi Reid Wiseman dan tiga awak lainnya masih menjalani karantina di Houston, Texas. Jadwal keberangkatan mereka ke Florida belum dipastikan, sementara NASA hanya memiliki jendela peluncuran yang terbatas setiap bulan untuk misi ini, yang akan menjadi penerbangan berawak ke Bulan pertama sejak Apollo 17 pada 1972.

Situasi semakin rumit karena NASA perlu segera meluncurkan kru baru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), mengingat kru sebelumnya kembali lebih awal karena alasan medis. Manajer misi mengatakan Artemis akan mendapat prioritas jika dapat diluncurkan paling lambat 11 Februari, yang menjadi batas terakhir bulan ini.

"Rasanya tidak mungkin lebih keren lagi, mereka sedang dikarantina dan kami juga sedang dikarantina, dan kami berusaha meluncurkan dua roket dalam waktu yang kurang lebih bersamaan," kata astronaut NASA Jack Hathaway, yang menjadi bagian dari kru stasiun berikutnya, mengutip AP. "Ini adalah masa yang sangat menarik untuk menjadi bagian dari NASA."


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aston Villa Tumbang di Kandang Sendiri, Brentford Menang Dramatis Meski Main 10 Orang, Forest Gagal Amankan Poin Penuh
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Impor RI Naik 2,83 Persen di 2025, Capai USD241,86 Miliar
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Redmi Note 15 Series Sudah Bisa Dimiliki, Tinggal Pilih
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Inter Milan kokoh di puncak setelah hantam Cremonese 2-0
• 22 jam laluantaranews.com
thumb
Cita-Cita Prabowo Seluruh Rakyat Indonesia Bisa Dapat Ikan Segar Setiap Hari
• 11 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.